Freeport Berikan Santunan Anak-anak Yatim dan Dhuafa Se-Jabodetabek

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
SANTUNAN | Penyerahan santunan secara simbolik kepada anak-anak yatim-piatu di Yayasan Cahaya Alam Bekasi. (Foto: Humas Freeport)
SANTUNAN | Penyerahan santunan secara simbolik kepada anak-anak yatim-piatu di Yayasan Cahaya Alam Bekasi. (Foto: Humas Freeport)

TIMIKA | PT Freeport Indonesia (PTFI) di Bulan Suci Ramadan ini mengadakan kegiatan “Berbagi Bersama 1.000 Anak Yatim dan Dhuafa 2021”, pada Kamis (6/5/2021) kemarin.

Acara yang berlangsung secara virtual guna mematuhi protokol kesehatan dan mencegah penyebaran virus Covid-19 ini didukung oleh komunitas muslim PTFI di Jakarta dan jobsite serta Yayasan Masyarakat Muslim (YMM) PTFI.

Rangkaian acara diawali dengan doa bersama, penyerahan simbolis bingkisan dan santunan untuk yatim & dhuafa di beberapa wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (se-Jabodetabek).

Sekitar 1.000 anak yatim & dhuafa dari 15 yayasan menerima bantuan berupa alat sekolah, perlengkapan sholat, botol thumbler, makanan ringan, masker, paket sembako dan uang saku untuk masing-masing anak. Selain itu, diberikan juga bantuan dana operasional bagi setiap yayasan.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas dalam sambutannya menyampaikan, acara ini diselenggarakan sebagai salah satu bentuk kepedulian dan rasa syukur.

Tony juga menjelaskan sebagai perusahaan, PTFI memiliki nilai-nilai SINCERE, dimana terdiri dari Safety (keselamatan), Integrity (integritas), Commitment (komitmen), Respect (saling menghargai), dan Excellence (keunggulan).

“Sejalan dengan nilai-nilai tersebut hendaknya rasa peduli para karyawan, rasa berbagi para karyawan itu tidak hanya terbatas hanya dilakukan di bulan suci ini saja, namun dapat terus dilakukan dalam kehidupan kita sehari-hari selanjutnya”, kata Tony melalui siaran pers yang diterima seputarpapua.com, Minggu (9/5/2021).

Baca Juga:

Secara simbolis Tony Wenas menyerahkan santunan kepada perwakilan anak yatim dan dhuafa. Kemudian dilanjutkan dengan dialog bersama yang disaksikan oleh ratusan karyawan PTFI yang hadir secara virtual.

Dalam kesempatan tersebut, ustad Badri dari Yayasan Mi’raj Mulia mengungkapkan terima kasih kepada PTFI dan para donatur yang telah memberikan santunan dan juga bingkisan untuk pelaksanaan kegiatan yayasan.

“Semoga PTFI diberikan kesuksesan dan kelancaran untuk keberlangsungan operasional untuk membangun Indonesia”, ujar Ustad Badri.

Reporter: Mujiono
Editor: Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Kaleidoskop Papua 2021   Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Kaleidoskop Papua 2021 Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Pasukan TNI Tidak Akan Ditarik dari Papua, Ini Penjelasan Panglima
Pasukan TNI Tidak Akan Ditarik dari Papua, Ini Penjelasan Panglima
Baca Juga