Freeport: Lokasi Bencana di Tembagapura Disinyalir Basis KKB

Johnny Lingga
Johnny Lingga

TIMIKA | Manajemen PT. Freeport Indonesia menyebut akses ke lokasi bencana alam tanah longsor dan banjir bandang di Distrik Tembagapura, Mimika, diduga menjadi basis kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Vice President Bidang Government Relation PT Freeport Indonesia Johnny Lingga di Timika, Senin (3/8), mengatakan pihaknya hingga kini belum bisa mengakses beberapa lokasi bencana alam di Tembagapura.

“Masalahnya di situ adalah tempat terkonsentrasinya KKB. Jadi kita sudah 3 sampai 4 bulan lalu memang tidak boleh terbang ke sana,” katanya.

Sedikitnya tiga lokasi tanah longsor disertai banjir bandang di sekitar kompleks Arwanop yang meliputi tiga dusun yaitu Baluni, Jagamin, dan Anggoinggin pada Kamis (29/7) malam hingga Jumat (30/7).

Johnny mengatakan, beberapa dusun yang terdapat bencana tanah longsor hanya bisa diakses melalui jalur udara dengan menggunakan helikopter.

Pihak perusahaan, kata dia, belum bisa berbuat banyak untuk mengirim bantuan ke masyarakat serta meninjau lokasi bencana karena ancaman KKB yang disinyalir berada di area itu.

IKLAN-TENGAH-berita

“Kalau dalam situasi normal seperti dua tiga tahun lalu, pasti kami sudah ada di sana untuk membantu masyarakat. Kami tidak bisa melakukan apa-apa saat ini,” katanya.

Menurutnya, tim respon perusahaan tidak akan mengambil resiko selama tidak ada jaminan keamanan untuk memastikan helikopter bisa melintasi kawasan tersebut.

“Tadi saya sudah tanya ke pak Kapolres, beliau bilang belum bisa (ke sana). Kalau (kita paksakan kemudian ada insiden), helikopter belum landing sudah jatuh gimana,” ujarnya.

Prev1 of 3

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar