seputarpapua.com

Freeport Rencana Beli GeNose, Alat Deteksi Virus Corona Dalam 2 Menit Karya Anak Bangsa

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Alat GeNose (Sumber: ugm.ac)
Alat GeNose (Sumber: ugm.ac)

TIMIKA | PT. Freeport Indonesia berencana memesan alat pendeteksi virus corona bernama GeNose. Alat ini dibuat oleh para ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang telah mengantongi izin edar dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Alat tersebut akan mengidentifikasi virus corona dengan cara mendeteksi Volatile Organic Compound (VOC) dimana nantinya karyawan yang akan diperiksa menggunakan GeNose yang cara kerjanya terlebih dahulu diminta mengembuskan napas ke tabung khusus dimana nantinya bisa mendeteksi kurang lebih 2 menit apakah seorang positif Covid 19 atau tidak.

Vice Presiden PTFI Bidang Hubungan Pemerintahan Jonny Lingga kepada awak media, Selasa (23/3/2021) menjelaskan pihaknya akan memesan alat tersebut untuk deteksi secara cepat.

“Kita akan tempatkan di terminal bis gorong – gorong dan di fasilitas seperti shopping center, tempat ibadah, supaya semuanya di cek sebelum masuk, mess hall, sekarang kita turun masih pakai antigen setelah itu datang nanti kita lihat, karena memesannya juga perlu waktu lagi tidak bisa cepat karena kita pesannya bukan hanya satu saja,” katanya.

Ia menjelaskan langkah ini diambil manajemen PT Freeport Indonesia untuk mendukung produksi anak negeri.

“Kita mau dukung produksi anak negeri. Rencananya jumlah alat yang akan kami pesan kurang lebih 10 unit,” katanya.

“Itu kan portabel makanya paling tidak di gorong gorong dan terminal bus harus ada, untuk perjalanan yang cukup perlu waktu lebih dari dua jam,” tuturnya.

Jonny juga menjelaskan untuk kasus Covid-19 di wilayah PTFI total aktifnya adalah sekitar 70 persen dan yang terbanyak di area High land yang saat ini tengah menjalani isolasi baik di Rumah sakit Tembagapura, di wilayah 68, dan juga di wilayah 38.

“Saat ini ketersediaan alat tes, bahan tes, tenaga medis, obat – obatan semua cukup,” serunya.

 

Reporter: Kristin Rejang
Editor: Batt
Berita Terkait
Baca Juga