seputarpapua.com

Galang Dana Rp450 Juta untuk NTT, Ketua IKF: Terima Kasih Warga Mimika

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
GALANG | Seorang anggota IKF saat menggalang dana di Jalan Bandara, Minggu (11/4/2021) (Foto: Ist for Seputarpapua)
GALANG | Seorang anggota IKF saat menggalang dana di Jalan Bandara, Minggu (11/4/2021) (Foto: Ist for Seputarpapua)

TIMIKA | Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Mimika dan sejumlah organisasi lainnya di Timika berhasil menggalang dana sebanyak Rp454.498.000 untuk korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penggalangan dana tersebut dilaksanakan oleh IKF mulai tanggal 5-11 April 2021 melalui media sosial, titik lampu merah dalam kota, pintu masuk pusat perbelanjaan, bahkan ada yang mengadakan pentas seni.

Ketua IKF Kabupaten Mimika, Marthen LL Moru menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mimika baik secara individu maupun melalui Ormas dan komunitas yang telah menunjukan kepedulian yang sangat besar bagi warga NTT yang saat ini tengah dilanda musibah banjir bandang.

“Saya mewakili masyarakat Flombamora di Kabupaten Mimika mengucapkan terima kasih banyak untuk semua masyarakat Mimika, yang telah membantu dan mendukung kegiatan penggalangan dana ini. hanya Tuhan yang dapat membalas kebaikan dan kemurahan hati saudara-saudari yang sudah memberikan bantuan,” katw Marthen.

Selain uang, Marthen menjelaskan bantuan yang terkumpul juga berupa pakaian, obat-obatan, bahan makanan dan berbagai jenis bantuan lainnya.

Bantuan berupa barang sebagian sudah dikirim menggunakan kapal laut.

“Bantuan dalam bentuk barang yang baru terkumpul setelah pengiriman yang kami lakukan pada Jumat malam lalu yang dikawal 4 orang, untuk yang belum dikirim, akan kami pikirkan caranya supaya segera dikirim lagi,” kata Marthen.

Dijelaskan, dalam waktu dekat pengurus IKF akan memberangkatkan 4 orang lagi menggunakan pesawat untuk mebantu penyaluran bantuan di wilayah yang terdampak banjir.

Sehingga total yang diberangkatkan oleh IKF ada 8 orang. Mereka akan koordinasi untuk mendistribusikan bantuan kepada warga khusunya di wilayah Adonara dan Lembata yang menjadi wilayah terparah.

Sementara untuk bantuan yang terkumpul berupa uang, pihaknya akan membeli bahan pokok dan langsung disumbangkan ke korban bencana.

“Bantuan ini kami tidak salurkan melalui pemerintah dan lembaga sosial manapun. Tim IKF dari Timika yang akan mengatur supaya uang yang terkumpul dibelanjakan semua kebutuhan pokok yang dibutuhkan warga yang jadi korban. Supaya bantuan dari masyarakat Mimika ini tepat sasaran,” pungkasnya.

 

Reporter: Kristin Rejang
Editor: Misba
Berita Terkait
Baca Juga