Gelar “Malam Baku Dapa” Peparnas XVI, Gubernur Bicara Keamanan Hingga Danau Love

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Gubernur Papua, Lukas Enembe saat memberikan sambutan dalam Malam Baku Dapa Peparnas XVI do Gedung Negara Provinsi Papua, Jayapura, Kamis (4/11/2021) malam. (Foto: Yonri Revolt/Seputarpapua)
Gubernur Papua, Lukas Enembe saat memberikan sambutan dalam Malam Baku Dapa Peparnas XVI do Gedung Negara Provinsi Papua, Jayapura, Kamis (4/11/2021) malam. (Foto: Yonri Revolt/Seputarpapua)

JAYAPURA | Panitia Besar Pekan Paralimpiade Nasional (PB Peparnas) XVI menyelenggarakan makan malam bersama 33 kontingen NPC di Gedung Negara Provinsi Papua, Jayapura, Kamis (4/11/2021) malam.

Acara yang bertajuk “Malam Baku Dapa” ini dihadiri beberapa pejabat, seperti Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali dan Ketua National Paralympic Committee ( NPC) Indonesia Senny Marbun.

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Lukas Enembe menyampaikan salam hangatnya kepada seluruh tamu undangan, khususnya bagi para atlet NPC.

Menurutnya, sebuah kehormatan Papua dipercaya sebagai tuan rumah. Sehingga keamanan dan kenyamanan para atlet adalah prioritas.

Khusus di bidang transportasi, Lukas menyoroti kinerja Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua yang menurutnya banyak dikeluhkan para tamu.

“Saya dengar banyak keluhan di transportasi. Saya akan copot Kepala Dinas Perhubungan. Saya sendiri yang akan copot,” tekan Gubernur Lukas.

Menurutnya, para atlet harus dibuat nyaman dalam hal transportasi dan tidak dibuat menunggu atau terbatas dalam mobilisasi.

Baca Juga:

Gubernur juga meminta para tamu tidak menyia-nyiakan sajian dan berbagai keindahan budaya serta pariwisata di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.

“Kita punya banyak tempat-tempat indah. Silakan kunjungi. Ada Danau Love di Sentani. Silakan ke sana,” ajak Lukas.

Lukas juga menjamin keamanan bagi para tamu undangan dan atlet. Ditegaskan, Papua yang selama ini diberitakan sebagai kawasan rawan keamanan adalah isu yang sengaja diciptakan oleh oknum tertentu.

Di akhir pidato, Lukas Enembe menyerukan slogan “Torang Bisa, Barang Apa Jadi” yang menurutnya merupakan ungkapan pergaulan untuk menunjukkan Papua yang dipercaya dan dapat diandalkan dalam suksesi PON XX dan Peparnas XVI.

“Itu bahasa gaul di sini. Kitorang bisa. Barang apa jadi,” pungkasnya.

Malam Baku Dapa ini juga menampilkan beberapa penyanyi seperti Mace Purba dan Mita Talahatu.

Reporter: Yonri
Editor: Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Dua Tahun YPMAK  Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Dua Tahun YPMAK Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Baca Juga