Gelar Musancab, DPC PDI-P Mimika Bentuk 18 Pengurus Anak Cabang

MUSYAWARAH | DPD PDI Perjuangan Kabupaten Mimika menggelar musyawarah anak cabang bentuk PAC 18 distrik di Mimika, Minggu (26/7). ( Foto: Saldi/SP)
MUSYAWARAH | DPD PDI Perjuangan Kabupaten Mimika menggelar musyawarah anak cabang bentuk PAC 18 distrik di Mimika, Minggu (26/7). ( Foto: Saldi/SP)

TIMIKA | Menindaklanjuti ketetapan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDI-P Kabupaten Mimika, Papua, membentuk 18 Pengurus Anak Cabang (PAC), Minggu (26/7).

Pembentukan PAC untuk 18 distrik di Mimika sudah terlaksana, bahkan pengurusnya telah diambil sumpah janjinya untuk melaksanakan tugas partai di tingkat distrik masing-masing.

Ketua DPC PDI-P Mimika, Yohanis F. Helyanan dalam sambutannya menjelaskan, pembentukan 18 PAC dilaksanakan berdasarkan ketetapan DPP PDI-P dalam Kongres V di Bali pada Agustus 2019. DPP memerintahkan kepada DPD untuk menginstruksikan DPC di seluruh Indonesia melaksanakan pembentukan PAC sebelum 31 Juli 2020.

Untuk itu, DPD PDI-P Papua memerintahkan kepada DPC PDI-P Mimika membentuk PAC paling lambat tanggal 26 Juli. Karena Papua yang terdiri dari kurang lebih 500 distrik, sehingga waktu tersisa tinggal lima hari dan akan digunakan DPD untuk menyiapkan surat keputusan (SK) yang kemudian dilaporkan ke DPP.

Di mana, Wakil Ketua Bidang Kehormatan dan Organisasi yang juga merupakan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, dikatakan yang mengusulkan nama-nama calon untuk direkomendasikan ke DPD.

“Bapak wakil bupati sendiri mengusulkan nama-nama calon yang nanti akan di rekomendasikan kepada DPD, yang mana hari ini kita Musancab di sini,” kata Yohanis F. Helyanan.

Pria yang akrab disapa Jhon Thie itu, juga berpesan agar mereka yang sudah ditunjuk menduduki posisi jabatan di PAC sebagai ketua, sekretaris, dan bendahara, diminta dapat menujukkan sikap loyalitas terhadap partai, serta sanggup membesarkan partai.

“Kita mau sampaikan, kalau orientasinya untuk cari-cari proyek, pasti tidak. Terkait hal itu, mungkin kita lupakan dulu, tapi bagaimana kita bekerja. Jadi tidak ada yang bilang itu imbalan jasa atau apa, tetapi kita harus bekerja, karena partai ini adalah rumah kita, mewakili rumah aspirasi,” kata Jhon Thie.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar