Google: Penelusuran Kata ‘Menyumbangkan’ Naik 150 Persen di Indonesia

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Muriel Makarim, Head of Large Customer Marketing Google Indonesia. (Foto: Ist/Seputarpapua)
Muriel Makarim, Head of Large Customer Marketing Google Indonesia. (Foto: Ist/Seputarpapua)

TIMIKA | Berdasarkan laporan terbaru, Google mengamati perubahan perilaku konsumen menunjukkan bahwa orang Indonesia ingin agar brand lebih memahami perubahan kebutuhan hidup mereka selama pandemi dan pentingnya berempati terhadap kekhawatiran konsumen di masa depan.

Laporan Year in Search 2020 bertema ‘Melihat ke belakang untuk memajukan bisnis Anda’, merupakan laporan edisi ketiga yang mengungkapkan secara komprehensif berbagai tren yang terjadi di masyarakat dan di kalangan industri.

“Dalam laporan ini dibahas lima tema utama yang memengaruhi lanskap konsumen dan disertai pembahasan mendalam mengenai tujuh vertical industri utama,” kata Muriel Makarim, Head of Large Customer Marketing di Google Indonesia.

Melalui rilisnya kepada Seputarpapua.com, Selasa (23/2/2021), Muriel Makarim mengatakan tahun 2020 penuh dengan tantangan dan ketidakpastian bagi semua orang. Pandemi benar-benar telah mengoyak sendi-sendi ekonomi.

“Laporan ini memberikan insight mengenai tren yang tidak kami lihat dua tahun lalu ketika mulai menerbitkan laporan Year in Search untuk Brand,” ucapnya.

Berdasarkan laporan yang didasarkan pada data Google Trends eConomy 2020, dan Think With Google, memperlihatkan sejumlah tren umum yang tak biasa, muncul sejak November 2019 – Oktober 2020.

Muriel menyebut, orang Indonesia ingin meningkatkan kualitas hidupnya, lebih memprioritaskan kesehatan mental, dan mulai menggunakan internet untuk mengedukasi diri terkait sejumlah isu.

“Penelusuran “kesehatan mental” naik 70% dan “self-care” naik 45%,” katanya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga
Dapatkan Notifikasi ?    Ya Nanti