Gubernur Lukas Enembe Beri Penghargaan Kepada 15 Atlet Papua Berlaga di Sea Games Vietnam

Atlet Papua bersama Ketua KONI Pusatm Marciano Norman. (Foto: Vidi/Seputarpapua)
Atlet Papua bersama Ketua KONI Pusatm Marciano Norman. (Foto: Vidi/Seputarpapua)

JAYAPURA | Pembukaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua oleh Gubernur Lukas Enembe, Senin (13/6/2022) di Aula Lukmen Sasana Krida, Kantor Gubernur Papua Dok II, Kota Jayapura, sekaligus dirangkaikan dengan pemberian penghargaan bagi atlet-atlet Papua yang memperkuat tim Nasional Indonesia pada pelaksanaan Sea Games 2022 di Hanoi, Vietnam.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Gubernur Lukas Enembe, didampingi Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, dan Sekretaris Umum KONI Papua Kenius Kogoya.

“Apa yang kita targetkan sudah tercapai bahwa atlet-atlet kita telah berhasil memperoleh medali. Ini membanggakan dari 15 atlet terpanggil, 11 diantaranya yang berhasil itu luar biasa jadi juara Sea Games Vietnam. Tinggal sekarang kita kejar Olimpiade, kita sudah capai secara Nasional, Asia dan sekarang harus Olimpiade, kita harus sempurna dalam prestasi,” tegas Gubernur Lukas Enembe.

Oleh sebab itu, Gubernur meminta semua pihak dapat memanfaatkan waktu dengan bekerja lebih aktif, efisien dalam mengembangkan pembinaan prestasi cabang olahraga unggulan dari tanah Papua diberbagai single dan multi event.

“Ini perlu kita pertahankan karena sudah berprestasi membanggakan di PON sekarang di Sea Games Vietnam. Ini sangat luar biasa, saya berharap di PON XXI Aceh-Sumut pertarungan kita lagi dalam menunjukan bahwa Papua masih di peringkat 4 besar,” katanya.

Sementara Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman mengharapkan Provinsi Papua dapat menjadi tulang punggung atlet timnas Indonesia. Terlebih adanya design besar olahraga yang sedang digodok untuk perolehan medali.

“Harus ada banyak atlet-atlet Papua di dalamnya, tidak saja mengandalkan bulu tangkis, angkat besi, panahan. Tapi kedepan kita berharap atlet-atlet Papua dengan keunggulan yang dimiliki bisa meraih prestasi di cabor atletik, tinju, senam, menembak dan renang karena itu adalah lumbung medali setiap Indonesia ikut event,” ujarnya.

“Perolehan medali saat di Olimpiade Tokyo, Indonesia diurutan 50an. Kita berharap dengan prestasi PON, Sea Games dan event lainnya baik single dan multi event, kita berupaya Olimpiade Paris, Indonesia bisa peringkat 30 dunia dan tahun 2032 berada diperingkat 10 dunia, dan 1 tahun setelahnya kita mencanangkan di Olimpiade, bahwa Indonesia sudah masuk 5 peringkat dunia,” tambahnya.

Marciano Norman mengharapkan prestasi sebelumnya di PON XX, kontingen Papua bisa mempertahankannya.

“KONI Pusat memberi perhatian penuh dalam musorprov, tentunya pemegang suara harus bersatu memikirkan bagaimana kedepan, apa yang kita cita-citakan bisa tercapai. Tentu harus ada organisasi solid dari KONI untuk dapatkan prestasi, PON Aceh-Sumut, Papua tetap menduduki peringkat yang terhormat untuk membuat masyarakat Papua bangga terhadap prestasi,” tandasnya.

 

Tanggapi Berita ini
reporter : Vidi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.