Gugus Tugas Mimika: Perlu Ada Perbup Protokol Kesehatan di Masa New Nomal

Reynold Ubra
Reynold Ubra

TIMIKA | Tanggal 2 Juli nanti, Pemkab Mimika, Papua, akan memutuskan apakah new normal atau tatanan normal baru bisa diterapkan di masa pandemi Covid-19 atau tidak.

Juru bicara Covid-19 Reynold Mimika mengatakan, apabila new normal diterapkan maka perlu ada Peraturan Bupati (Perbup).

Dengan adanya Perbup pengawasan protokol kesehatan dapat diperketat, sebab tentunya akan ada sanksi yang diberikan.

“Tentu saja kalau penetapan penarapan protokol kesehatan di masa new normal jika diatur di dalam Peraturan Bupati, maka sudah pasti akan ada sanksi untuk mengikat semua orang baik itu individu maupun organisasi. Nanti kita lihat pada tanggal 2 Juli mendatang,” kata Reynold dalam video conference yang difasilitasi Dinas Kominfo, Selasa (30/6) malam.

Menurut Reynold, dokumen kesehatan yang dimiliki tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Mimika sudah mengatur siapa saja yang menjadi bagian dari penerapan protokol kesehatan, apabila Perbup itu nantinya dibuat.

Tidak hanya masyarakat, tetapi seluruh tempat usaha, seperti pusat perbelanjaan, restoran, hotel, rumah makan, rumah bernyanyi, cafe, tempat rekreasi, dan rumah ibadah akan diatur nantinya.

Termasuk di tempat umum, seperti pasar tradisonal dan transportasi umum. Meski secara terpisah, beberapa sektor baik pengelola pelabuhan dan bandara sudah mempunyai protokol kesehatan tersendiri.

“Jadi, yang menjadi tanggungjawab ada tiga kelompok sasaran, yaitu pengelola, karyawan, pelanggan atau pengunjung,” ujar Reynold.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar