Guru dan Siswa SLB di Timika Tidak Jadi Pindahkan, ini Penjelasan Kepsek dan Guru

BERSAMA | Pihak Dinas Pendidikan Provinsi Papua saat berfoto bersama dengan guru guru SLB usai membahas mengenai situasi SLB,kemarin Sabtu (25/9/2021). (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
BERSAMA | Pihak Dinas Pendidikan Provinsi Papua saat berfoto bersama dengan guru guru SLB usai membahas mengenai situasi SLB,kemarin Sabtu (25/9/2021). (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Guru-guru dan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Mimika yang sebelumnya diminta bersiap-siap untuk meninggalkan gedung sekolah di depan Venue Futsal Timika, Jalan Poros SP V, Timika, kini merasa lega karena tidak jadi pindah dan tetap menempati bangunan sekolah tersebut.

Wakil Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Timika, Murni Mangero menjelaskan pihaknya sudah mendapatkan informasi dari Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Kebudayaan Provinsi Papua bahwa mereka tidak dipindahkan ataupun disuruh keluar dari sekolah.

“Puji Tuhan kemarin sore (Sabtu-red) kami bertemu dengan pihak provinsi, bersama kepala sekolah dan guru-guru kami rapat ternyata kami tidak jadi dipindahkan,” kata Murni kepada Seputarpapua.com, Minggu (26/9/2021).

Untuk itu ia berterimakasih kepada Gubernur Papua Lukas Enembe, Bupati Mimika Eltinus Omaleng, juga Dinas Pendidikan Provinsi karena telah memberikan perhatian khusus kepada SLB.

“Tuhan dengar doa kami, akhir berkat perjuangan Dinas Pendidikan Provinsi akhirnya kami bersyukur tidak jadi pindah. Untuk itu saya mewakili teman-teman dan orang tua murid kami bersyukur dan berterima kasih kepada Gubernur, Bupati, juga kepada pihak Dinas Pendidikan Provinsi yang sudah datang bertemu kami,” katanya.

Kepala SLB Negeri Mimika, Sunardin mengatakan informasi mengenai SLB akan direlokasi itu benar diterima oleh pihak SLB.

“Saat itu saya lagi urusan dinas di luar Timika, malamnya saya sampaikan teman-teman bahwa ada informasi kita akan dipindahkan, karena kita ini lembaga pendidikan yang punya registrasi, itu yang harus kami selamatkan pindahkan dulu. Tapi yang menjadi pertanyaan saat itu, kami pindah kecmana,” katanya.

Akhirnya, esok harinya, dari pihak Dinas Pendidikan Provinsi langsung turun ke lapangan bersama mencari solusi.

“Kemarin pagi saya tiba, lalu sorenya kami pertemuan dengan pihak provinsi dan guru-guru di sekolah untuk membahas situasi tersebut,” jelas Sunardin.

Namun, kata Sunardin terlepas dari hal tersebut menurut laporan dari dinas pendidikan provinsi selama berada di Timika, mereka sudah berkoordinasi baik ke Pemda Mimika melalui Bappeda maupun Pertanahan.

Bahkan pihak-pihak tersebut juga sebelumnya bersama merembuk, melakukan pertemuan sehingga hasil yang diperoleh adalah belum ada pemindahan SLB.

“Saya tekankan lagi bahwa informasi pemindahan SLB negeri Mimika itu tidak ada, tidak akan ada dan tidak akan pernah ada pemindahan gedung SLB dipindahkan dari tempat ini dan kalaupun kami pindah ketika ada gedung yang baru yang sesuai dengan kebutuhan kami,” ujar Sunardin.

Karena untuk membangun sekolah SLB perlu ada proses dan perencanaan karena berbeda dengan sekolah reguler.

“Saya yakin dan percaya Pemda Mimika tidak akan diam pasti akan memfasilitasi, pasti akan mendengar apa yang menjadi kebutuhan kami. Bukan untuk saya pribadi tapi kebutuhan peserta didik kami yang berkebutuhan khusus,” pungkasnya.

reporter : Kristin Rejang
editor : Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.