Guru dan Siswa SLB Timika Diminta Tinggalkan Sekolah

SEKOLAH | Sekolah Luar Biasa yang berada di depan Venue Futsal Timika. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)
SEKOLAH | Sekolah Luar Biasa yang berada di depan Venue Futsal Timika. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)

TIMIKA | Guru-guru dan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Timika diminta bersiap-siap untuk meninggalkan gedung sekolah yang berada tepat di depan Lapangan Futsal Timika, Jalan Poros SP V, Timika.

“Dari Dinas Pendidikan Provinsi Papua datang dan mengatakan seperti itu kami akan dipindahkan,” kata Wakil Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Timika, Murni Mangero saat diwawancara di sekolahnya, Jumat (24/9/2021).

Ia mengungkapkan, selama ini pihak sekolah tidak tahu bahwa akan dipindahkan.

Memang diakui pada tahun 2020 anda informasi bahwa sekolah ini akan dipindahkan tetapi tidak diberitahu lokasi sekolah yang baru.

Murni mengatakan, kemungkinan akan dipindahkan sebelum pelaksanaan PON XX Papua, tetapi hingga pelaksanaan PON berlangsung tidak ada kepastian pemindahan baik waktu maupun tempat.

Pemberitahuan akan dipindahkan ini menurutnya sangat mendadak. Mereka diberitahu oleh Kepala Sekolah yang saat ini berada di Bandung Jawa Barat untuk guru-guru bersiap-siap karena ada pihak provinsi yang datang.

“Kami tanya ada apa, terus pak Kepsek bilang katanya kita akan dipindahkan. Kami kaget sekali, kok kenapa baru sekarang dikasih tahu, kenapa tidak sebelum-sebelumnya. Mungkin dua tiga bulan kah disampaikan kepada guru-guru kalau akan dipindahkan. Secara lapang kami tidak sanggup menerima itu ,” ungkap Murni sembari menitikkan air mata.

Meski begitu pihaknya juga tidak mendapatkan penjelasan alasan kenapa harus dipindahkan.

 

Wakil Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Timika, Murni Mangero. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)

 

Menurutnya tahun 2020 itu sudah ajda pemberitahuan dari Pemkab Mimika bahwa akan dipindahkan dan ada gedung yang akan dibangun.

“Waktu itu secara mental kami siap mau dipindahkan yang penting sekolah itu nyaman untuk anak-anak. Sesuai dengan anak-anak yang berkebutuhan khusus,” jelasnya.

Katanya, yang disampaikan oleh Dinas Provinsi ialah untuk bersiap-siap. Menurutnya pihak provinsi juga sepertinya berat menyampaikannya.

“Sekarang ini kami sudah packing barang-barang,” katanya.

Sekolah ini menampung sekitar 98 anak Mimika yang berkebutuhan khusus.

“Yang membuat kami tidak siap adalah mau di kemanakan anak kami yang sebanyak itu,” ungkapnya sedih.

Katanya, sudah ada gedung yang disiapkan namun menunggu kepala sekolah akan melihat mana yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan anak-anak.

reporter : Anya Fatma
editor : Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.