Hadapi Bencana di Wilayah Mimika, Apel Pasukan Kesiapsiagaan Terpadu Digelar

APEL | Pemerintah menggelar apel kesiapsiagaan terpadu di lapangan eks pasar lama menghadapi bencana alam di Kabupaten Mimika, Papua. (Foto: Saldi/SP)
APEL | Pemerintah menggelar apel kesiapsiagaan terpadu di lapangan eks pasar lama menghadapi bencana alam di Kabupaten Mimika, Papua. (Foto: Saldi/SP)

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua menggelar apel kesiapsiagaan terpadu dalam rangka menghadapi bencana alam di wilayah Kabupaten Mimika tahun 2020, Kamis (12/11).

Apel yang dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Mimika, Johannes Rettob digelar di lapangan eks Pasar Lama Timika.

Juga turut hadir dalam kegiatan ini Danlanal Timika, Letkol (P) Laut Deni Indra, Wakapolres Mimika Kompol I Nyoman Punia, Kepala BPBD Yosias Lossu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, Monce Brury, serta perwakilan dari sejumlah instansi terkait dan organisasi sosial masyarakat.

Dalam amanatnya, Wabup menyampaikan hingga September 2020 pemantauan terhadap anomali iklim global di Samudera Pasifik, ekuator menunjukkan suhu pemukiman laut di wilayah pasifik tengah dan timur dalam kondisi dingin selama enam dasarian, terakhir dengan nilai anomali melewati angka 0,5°C pada bulan September.

“Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Mimika menyatakan curah hujan tinggi yang terjadi di Kabupaten Mimika, disebabkan efek fenomena La Nina yang terjadi di Samudera Pasifik sebelah barat,” kata Wabup dalam amanatnya.

Di mana, curah hujan di Mimika tertinggi terjadi pada bulan Juni, Juli hingga Agustus. Tetapi karena efek dari fenomena La Nina, sehingga curah hujan masih cukup tinggi terjadi hingga saat ini.

“Diperkirakan fenomena La Nina akan terus meningkat hingga akhir tahun 2020, diharapkan masyarakat waspada terhadap timbulnya bahaya bencana yang diakibatkan luapan air serta angin besar,” katanya.

Pada bulan Oktober, wilayah Mimika berada pada masa pancaroba, yaitu peralihan dari musim kemarau ke musim hujan (atau sebaliknya). Pada masa peralihan ini, ditandai dengan sering terjadinya hujan deras dengan durasi singkat disertai guntur dan angin kencang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.