Harga Beras di Mimika Diprediksi Menurun

Petrus Pali Ambaa, Kepala Disperindag Mimika saat ditemui wartawan di ballroom salah satu hotel di Jalan Yos Sudarso, Mimika, Papua Tengah, Kamis (14/3/2024). (Foto: Fachruddin Aji/Seputarpapua)
Petrus Pali Ambaa, Kepala Disperindag Mimika saat ditemui wartawan di ballroom salah satu hotel di Jalan Yos Sudarso, Mimika, Papua Tengah, Kamis (14/3/2024). (Foto: Fachruddin Aji/Seputarpapua)

TIMIKA | Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika, Petrus Pali Ambaa mengatakan, harga beras di Kabupaten Mimika diprediksi menurun dalam jangka waktu Maret hingga April 2024 mendatang.

Menurut Petrus, prediksi penurunan harga beras tersebut disampaikan salah satu Dirjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rapat secara daring yang diikutinya.

“Sesuai zoom meeting yang digelar Dirjen dari Mendagri itu bahwa, untuk mulai Maret dan April ini sudah ada panen, jadi diharapkan kedepan (harga) beras ini menurun,” ungkapnya saat ditemui wartawan di ballroom salah satu hotel yang berada di Jalan Yos Sudarso, Kamis (14/3/2024).

Petrus juga menegaskan bahwa fenomena kenaikan harga beras di Mimika merupakan hal yang lumrah terjadi.

“Kita di Mimika tidak ada tren naik masalah beras, karena harga beras masih sama dengan bulan-bulan sebelumnya, tetapi tidak tahu kedepannya,” tegasnya.

Petrus melanjutkan, harga beras berdasarkan pantauan pihaknya masih sama seperti bulan-bulan sebelumnya.

“Di Mimika (harga beras) masih sama dengan bulan kemarin, harga beras premium itu Rp18.000, kemudian medium Rp17.000 beras Bulog Rp11.800, jadi di Mimika tidak ada tren naik,” terangnya.

Ditanya soal adanya isu kenaikan yang disampaikan pedagang beras, Petrus mengungkapkan agar tidak percaya dengan hal itu, sebab menurut keterangan pihak Bulog Mimika, ketersediaan beras di Mimika masih cukup.

penulis : Fachruddin Aji
editor : Saldi Hermanto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan