Harga Cabai Wamena di Timika Lebih Murah dan Rasanya Lebih Pedas

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Cabai rawit Wamena. (Foto: Anya Fatma/SeputarPapua)
Cabai rawit Wamena. (Foto: Anya Fatma/SeputarPapua)

TIMIKA | Harga cabai rawit di Timika hingga saat ini dijual dengan harga yang masih terbilang mahal mencapai Rp100 ribu per kilogram.

Seperti cabai rawit lokal dari Petani di Timika dijual dengan harga Rp110 ribu per kilogram.

Sedangkan cabai kiriman dari luar Papua juga dijual dengan harga yang sama. Namun sejak tiga hari terakhir sudah tidak ada kiriman dari luar Papua.

Untuk cabai keriting harganya Rp85 sampai Rp80 ribu per kilogram. Harganya sama dengan cabai merah besar.

“Ini masih mahal ini,” kata Sofiah saat ditemui di lapaknya di Pasar Sentral Timika, Selasa (21/12/2021)

Ia mengatakan, untuk cabai kiriman dari luar Papua berdasarkan informasi yang didapat baru akan masukĀ  tiga hari kedepan.

“Tiga hari gak masuk ini ya mungkin karena dari sana juga mahal,” katanya.

Rita, pedagang lainnya juga menjual cabai rawit lokal dengan harga yang sama Rp110 per kilogram.

Tetapi selain cabai rawit lokal, dia juga menjual cabai dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Dia mengatakan, harga cabai rawit dari Wamena lebih murah karena dijual dengan harga Rp90 ribu per kilogram.

“Lebih murah ini, baru masuk kemarin,” katanya.

Selain lebih murah, Rita mengatakan, cabai dari Wamena ini juga terasa lebih pedas dibanding cabai lokal maupun kiriman dari luar Papua.

Pedasnya, lanjut dia, bahkan terasa saat dia membersihkan cabai yang bentuknya terlihat lebih berisi dibanding cabai lokal.

“Cabai ini bersihkan saja sudah terasa uap pedasnya, kalau yang lain kan tidak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rita mengatakan ada salah satunya pembelinya yang sebelumnya sudah membeli dan datang lagi untuk membeli cabai dari Wamena itu.

“Kemarin ada yang datang dua kali mau cari lagi karena katanya lebih pedas,” ungkapnya.

Kepada pembeli, Rita selalu memberitahu rasa cabai Wamena yang lebih pedas.

Salah satu pembeli yang ditemui saat berbelanja, juga sedang membeli cabai Wamena. Dia memilih cabai Wamena karena rasanya yang lebih pedas.

“Orang di rumah suka makan yang pedas. Harganya juga lebih murah,” kata Jurni.

Reporter: Anya Fatma

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Kaleidoskop Papua 2021   Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Kaleidoskop Papua 2021 Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Pasukan TNI Tidak Akan Ditarik dari Papua, Ini Penjelasan Panglima
Pasukan TNI Tidak Akan Ditarik dari Papua, Ini Penjelasan Panglima
Baca Juga