TIMIKA | Asosiasi Pengusaha Depot Air (Aspada) Mimika memutuskan harga isi ulang air galon kembali ke Rp7.000 asalkan konsumen membeli langsung di depot.
Hal ini disampaikan Ketua Aspada, Husein, usai mengikuti rapat bersama pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Menurutnya, dalam rapat tersebut, pihak Aspada diminta untuk sementara tidak menaikan harga air galon Rp10.000, sembari menunggu rapat berikutnya.
Di rapat berikutnya, pihak Aspada diminta untuk merincikan biaya operasional yang dikeluarkan untuk nantinya didiskusikan mengenai harga pergalonnya.
Pihak Aspada menyanggupi untuk harga kembali ke Rp7.000, namun untuk jasa pengantaran ke rumah-rumah sementara ditiadakan.
“Tidak ada pengantaran. Jadi kalau masyarakat mau beli air tinggal datang ambil sendiri di depot. Kalau misalnya ada ongkirnya berarti silahkan,” kata, Rabu (5/10/2022).
Kata Husein, pihaknya juga akan berdiskusi dengan para pengusaha depot, sebab dalam rapat juga disinggung mengenai klasifikasi kualitas air mulai dari low, middle, dan high.
“Jika itu memang ada kesepakatan untuk mengklasifikasikan depot-depot sesuai dengan kategori mulai dari low, middle dan high. Itu pasti ada penilaian tersendiri dari tim atau bisa jadi juga dari Dinkes. Nanti kita akan koordinasi hal-hal terkait dengan hal itu. Karena itu kan baru usulan juga,” kata Husein.
Untuk itu, kata Husein, pihaknya akan menaikan harga jika ada keputusan hasil rapat dengan pemerintah daerah, apabila pihak Aspada merampungkan rincian biaya operasionalnya.
“Sebenarnya dari Aspada 10 ribu itu sudah pas. dan naik 10 ribu beberapa hari ini tidak ada (masyarakat) yang komplain, semua baik-baik saja,” pungkas Husein.
- Tag :
- Air Galon Timika,
- Aspada,
- Harga Air Galon