Hari Cinta Puspa dan Satwa, Freeport Tanam Pohon dan Bersih Porsite

Senior Manajer Dewatering Plant PTFI, Rai Laimena (kiri) dan Superintendent Enviromental Moniting Coastal PTFI, Tumpal Sinaga saat menanam pohon di Porsite. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
Senior Manajer Dewatering Plant PTFI, Rai Laimena (kiri) dan Superintendent Enviromental Moniting Coastal PTFI, Tumpal Sinaga saat menanam pohon di Porsite. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | PT Freeport Indonesia (PTFI) melalui divisi lingkungan merayakan Hari Cinta Puspa dan Satwa yang jatuh pada 5 November 2022, dengan mengadakan kegiatan tanam pohon dan bersih porsite, Jumat (18/11/2022).

Kegiatan yang mengusung tema “Lestarikan Flora dan Fauna untuk ekosistem yang lebih baik” ini dirangkaikan dengan berbagai kegiatan seperti zumba bersama, doorprize, pertunjukan band dan lainnya.  

Kegiatan diikuti perwakilan dari beberapa divisi yang ada di wilayah Freeport.

Senior Manajer Dewatering Plant PTFI, Rai Laimena mewakili manajemen PTFI, mengatakan untuk Hari Cinta Puspa dan Satwa ini, Freeport memiliki komitmen yang kuat dalam hal memperhatikan lingkungan area kerja.

Komitmen ini terlihat dari nilai-nilai SINCERE atau Safety, Integrity, Commitment, Respect dan Excellence yang wajib dimiliki dalam area perusahaan.

Salah satunya adalah komitmen untuk kelestarian jangka panjang dari flora dan fauna yang ada di dalam area kerja dan sekitar area kerja.

“Kita betul-betul akan terus berkomitmen. Kita sudah pemetaan area mana saja yang dilakukan penghijauan. Demikian juga kita berkomitmen bahwa kita akan menjaga lingkungan kita dengan tindakan nyata, dengan berusaha mengurangi sampah plastik di area kerja kita,” katanya.

Pihak Freeport terus berkomitmen untuk mengedepankan pelestarian lingkungan secara berkesinambungan. Dimana melalui kehadiran Enviromental kata Rai, area kerja di Portsite sangat terasa pelestarian lingkungannya dengan membantu menghijaukan area kerja Porsite.

“Karena kita pun sadar bahwa penghijauan itu memberikan dampak positif terhadap lingkungan juga karena kita sadar bahwa tanaman juga membantu dan memperbaiki kualitas udara kita juga” ungkapnya.

Selain itu juga Freeport, berkomitmen untuk terus memanfaatkan limbah sampah di area kerja agar terus bersih dan nyaman, seperti merecycle atau daur ulang sampah plastik. Bahkan Freeport juga terus berusaha mengurangi pemakaian sampah plastik.

“Enviro sudah melakukan tugas yang luar biasa, jadi mereka melakukan untuk recycle prodak apa dan sebagainya itu akan terus berproses,” pungkasnya.

Sementara itu, Superintendent Enviromental Moniting Coastal PTFI, Tumpal Sinaga mengatakan dalam departemen ada kebijakan untuk setiap karyawan untuk melakukan penghijauan di sekitar area kerja, memilah sampah plastik dan sampah organik yang bisa diolah lagi.

“Kita (enviro) siap mensupport kompos, tanaman yang bisa diperlukan lalu kita juga ada tim yang mendaur ulang drum bekas yg bisa dijadikan pot sehingga bisa digunakan di area kerja supaya bisa sebagai wadah penanaman hijau, selain itu kalau ada event kita selalu tumbuhkan semangat misalnya lomba hias kantor bertema penghijauan supaya orang-orang tergeral untuk menghijaukan kantornya,” jelasnya.

Ia juga menerangkan hubungan antara Freeport melalui Enviromental dengan Pemerintah Daerah juga sangat baik.

Pihaknya juga terus bekerja sama dengan Badan Konservasi Sumber Daya Alam dalam hal mengawasi semua jenis hewan maupun tumbuhan yang dilindungi.

“Kami juga punya komitmen dengan Pemda juga dalam pengeloaan sampah, bekerja sama juga dengan guru sekolah membantu membuat sekolah bernuansa lingkungan, juga di bidang pendidikan lingkungan, dan masih banyak lagi program kami,” ujarnya.

Tahun ini memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa diselenggarakan di area Portsite, karen kata Tumpal, Porsite ini ingin terus dilakukan penghijauan.

“Jadi kita punya misi dari divisi lingkungan menghijaukan Porsite ini supaya tempat kerja yang lebih baik dan sehat sehingga kita yang bekerja disini bisa lebih senang, bahagia, tentunya lebih menikmati lingkungan tempat kerja kita, jadi tidak hanya datang bekerja capek, lalu pulang, tapi ketika pulang kita bisa merasakan bahagia dengan melihat pohon yang hijau,” pungkasnya.

Sementara itu mewakili PT Kuala Pelabuhan Indonesia, Jack Rumkorem yang juga mewakili para pekerja di area Portsite mengucapkan terimakasih kepada pihak Enviromental yang sangat memperhatikan lingkungan sekitar Porsite.

“Kita yang kerja dan tinggal disini juga harus menjaga dan merawat tanaman yang sudah ditanam, memang itu adalah pekerjaan dari Enviro tapi tugas kita sebagai keluarga besar Freeport ikut membantu merawat supaya harapan kita lingkungan porsite bisa lebih baik dan kita lebih nyaman dalam bekerja,” pungkasnya.

 

Tanggapi Berita ini
reporter : Kristin Rejang
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.