Hari Pertama Penerapan PSDD, Warga Kedapatan Berkeliaran Langsung Rapid Test

PENGARAHAN | Kadinkes Mimika Reynold Ubra saat memberikan arahan kepada para petugas kesehatan yang bertugas di PSDD. (Foto: Muji/SP)
PENGARAHAN | Kadinkes Mimika Reynold Ubra saat memberikan arahan kepada para petugas kesehatan yang bertugas di PSDD. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua hari ini, Kamis (21/5) mulai menerapkan Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat (PSDD). Warga dilarang melakukan aktivitas apapun diatas jam 14.00 – 06.00 WIT.

Apabila kedapatan berkeliaran diatas jam tersebut, langsung akan “paksa” rapid test (tes cepat) sebagai hukuman atas pelanggarannya.

Belum sampai disitu, apabila rapid test menunjukan orang tersebut reaktif, maka langsung akan diisolasi di shalter.

Juru Bicara Covid-19 Mimika, Reynold Ubra mengatakan, sejumlah tenaga medis telah di tempat di titik-titik tertentu untuk melakukan rapid test kepada warga yang melanggar.

Tindakan itu juga sekaligus untuk melakukan penjaringan dan mengisolasi kasus.

“Mekanisme dari pelaksanaan rapid test tersebut adalah petugas formulir persetujuan untuk dilakukan tes serta formulir persetujuan kesiapan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah,”

IKLAN-TENGAH-berita

“Para petugas ini ditempatkan pada delapan titik, mulai dari pertigaan Diana, pertigaan Tiga Raja, persimpangan pasar lama, pertigaan Timika Mall, persimpangan Jalan Hasanudin – Budi Utomo, Nawaripi, dan SP2. Dimana, petugas kesehatan tersebut terdiri dari tim dokter, laborat, dan survilance,” kata Reynold saat ditemui di pertigaan Diana, Kamis (21/5).

Kata dia, form-form yang diberikan tersebut bertujuan untuk melakukan pendataan, mulai dari nama lengkap, nomor induk kependudukan (NIK), dan nomor telepon.

Tujuannya mengambil data masyarakat ini, untuk melakukan pemantauan, apabila hasil dari rapid test tersebut raktif, maka yang bersangkutan langsung dirujuk. Kemudian dilakukan diagnose dengan menggunakan PCR.

“Kami akan mengumumkan nama-nama yang dinyatakan positif dalam tes antibody tersebut. Dan ini merupakan bagian untuk menyelesaikan sebab, dalam pelaksanaan PSDD,” tuturnya.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Batt

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar