seputarpapua.com

Heboh Soal Sekda Papua, Wagub Klemen: Mungkin Kolusi dan Nepotisme Terlalu Tinggi

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Wagub Papua, Klemen Tinal
Wagub Papua, Klemen Tinal

TIMIKA | Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Papua, Klemen Tinal, mewakili Gubernur Papua, Lukas Enembe, memimpin proses serah terima jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Papua dari Penjabat Doren Wakerkwa kepada Dance Yulian Flassy, Senin (15/3/2021), di Gedung Negara Jayapura.

Proses pelantikan itu juga disiarkan secara streaming melalui channel YouTube milik Pemerintah Provinsi Papua.

Pelaksanaan serah terima jabatan tersebut dilakukan berdasarkan keputusan Gubernur Papua Nomor 159 TPA tahun 2020 tertanggal 23 September 2020.

Dalam sambutannya, Wagub Klemen Tinal menyampaikan bahwa, bagi pemerintah, pergantian atau serah terima jabatan kepada pejabat definitif merupakan hal yang biasa di pemerintahan. Sehingga ia mengatakan bahwa hal itu tidak perlu di hebohkan.

Sebab, secara awam menurut penilaian Klemen, sebelumnya pelantikan Sekda Papua terkesan sangat heboh, bahkan Ia sendiri tidak mengetahui hal apa yang menyebabkan demikian. Apalagi, sampai memberi kesan atau pembenaran bahwa di Papua masih terbelakang sehingga kehebohan itu terjadi.

“Atau mungkin kolusi dan nepotisme terlalu tinggi, sehingga heboh terus,” ujarnya.

Kata dia, jika itu berkaitan dengan pelantikan Bupati-Wakil Bupati maupun Walikota-Wakil Walikota, hal itu menurut dia wajar saja jika heboh, lantaran sarat adanya kepentingan.

“Kalau sekretaris daerah, tidak perlu masyarakat ikut campur, ini urusan pemerintah internal ke dalam,” katanya.

Berita Terkait
Baca Juga