Hindari Warganya Celaka, Jalan Mayon akan Ditangani Darurat Oleh Pemkab

Kondisi Jalan Mayon yang sudah rusak parah. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
Kondisi Jalan Mayon yang sudah rusak parah. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Kondisi jalan Mayon kini semakin parah. Masyarakat banyak mengeluhkan terkait kerusakan jalan tersebut.

Pantauan Seputarpapua.com aspal di Jalan Mayon bahkan ada yang sudah tidak terlihat lagi karena tergerus dan berlubang. Jika hujan, kondisi jalan berlumpur sementara jika cuaca panas jalan berdebu dan menghambat laju kendaraan yang lewat.

Ditambah lagi, jalan tersebut merupakan akses truk-truk berukuran besar yang mengangkat material dari sungai Iwaka.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Robert Mayaut mengatakan jalan Mayon masuk dalam pekerjaan multiyears.

Dimana saat ini, masih dalam proses lelang Jasa Konsultan Pengawas. Nantinya jika sudah selesai pelelangan maka akan diikuti dengan pekerjaan fisik.

“Sementara kita mau penanganan darurat emergency itu Mayon, kami sudah turun jadi mereka akan hendel dulu supaya bisa dilewati,” jelas Robert ketika diwawancarai di Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (20/6/2022).

Dikatakan meskipun belum selesai proses pelelangan pihaknya bisa menangani lebih awal asalkan tidak dibuat permanen atau hanya sementara.

“Bisa kita hendel dulu tetap akan ditangani, tidak bisa juga kita tunggu orang celaka dulu. Karena kita lihat dari keselamatan orang berkendara yang penting jangan kita tangani permanen. Itu kan cuman sementara saja pemeliharaan dulu, grader kasih rapi jalan dulu, jadi penanganan emergency jangan sampai kecelakaan,” jelasnya.

Untuk rencana penanganan darurat Jalan Mayon, Robert mengatakan masih dilakukan rapat bersama dengan Kabid.

“Saya sudah turun lihat, pasti akan dikerjakan, nanti yang sudah dikerjakan kita juga akan hitung, tapi sementara kita pemeliharaan dulu,” ungkapnya.

Sementara untuk jembatan di jalan Mayon nantinya akan dilihat sesuai dengan lebar jalan.

“Kalau multiyears nanti jembatannya dilihat memang sudah ada di perencanaan apakah nanti ada pelebaran-pelebaran seperti di Jalan Hasanudin, tapi pasti jembatan akan menyesuaikan dengan lebar jalan,” katanya.

Pemkab telah merencanakan jalan Mayon dikerjakan dengan anggara Rp234 miliar lebih. Pekerjaan dilakukan dengan program multiyears selama tiga tahun, tahap pertama akan dikucurkan Rp48 miliar, namun saat ini masih dalam proses lelang.

 

reporter : Kristin Rejang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.