Honorer Tidak Disiplin, Pimpinan OPD Berwenang Lakukan Pemecatan

Desember, Pemda Mimika Berhentikan Sejumlah Honorer di OPD
Ilustrasi

TIMIKA | Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Michael Gomar menegaskan kepada tenaga honorer untuk disiplin bekerja.

Sebanyak 2.998 tenaga honorer yang direkrut kembali oleh Pemerintah Kabupaten Mimika kini tengah melakukan pemberkasan untuk kemudian dibuatkan kontrak dan SK oleh pemerintah melalui tim TP2D.

Gomar menegaskan, dalam kontrak kerja tertuang klausal tentang kedisiplinan tenaga honorer.

Beberapa diantaranya adalah jika tenaga honorer 10 hari berturut-turut tidak masuk kantor untuk bekerja atau tidak aktif tanpa keterangan maka akan diberikan sanksi pemecatan.

“Secara langsung Pimpinan OPD mempunyai kewenangan melakukan pemutusan hubungan kerja,” katanya saat diwawancara di Hotel Horison Ultima Timika, Kamis (16/9/2021).

Kontrak kerja selama tiga bulan kedepan akan dilakukan penilaian oleh masing-masing pimpinan OPD terkait kinerja dan keaktifan tenaga honorer.

“Apabila tidak aktif, kepala OPD melakukan penilaian maka bisa diusulkan untuk tidak dilanjutkan di tahun anggaran berikut,” tuturnya.

Gomar berpesan kepada 2.998 tenaga honorer yang direkrut kembali agar bisa bekerja aktif membantu kinerja OPD.

“Yang kami harapkan adalah aktif bekerja, disiplin, berkontribusi dan juga memberikan manfaat dan dampak terhadap pelayanan publik yang ada di Mimika,” tambahnya.

reporter : Anya Fatma

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.