seputarpapua.com

Jadi Pilot Project, Kelurahan Kebun Sirih Diberi Waktu 3 Bulan Bebas Sampah

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
PUKUL TIFA | Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob saat membuka acara sosialisasi peraturan daerah tentang pengelolaan sampah dengan pemukulan tifa, Senin (19/4/2021). (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
PUKUL TIFA | Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob saat membuka acara sosialisasi peraturan daerah tentang pengelolaan sampah dengan pemukulan tifa, Senin (19/4/2021). (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah nomor 11 tahun 2012 tentang pengelolaan sampah dan instruksi Bupati nomor 6 tahun 2021 tentang kebersihan kota dimulai dari tingkat Rukun Tetangga (RT).

Sosialisasi ini untuk menambah pengetahuan membangun rasa pengertian toleransi dan kerjasama RT dalam rangka menyambut pelaksanaan PON XX dan Pesparawi di Kabupaten Mimika.

Sosialisasi dilaksanakan di Aula Bobaigo, Senin (19/4/2021)dihadiri sejumlah perwakilan ketua RT, tokoh agama, masyarakat, pemuda dan tokoh perempuan Kelurahan Kebun Sirih sebagai pilot project (proyek percontohan) untuk daerah bebas sampah.

Kelurhan Kebun Sirih juga diberi waktu tiga bulan agar terbebas daei sampah.

Acara dibuka oleh Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengatakan peraturan daerah tersebut sudah ada sejak tahun 2012.

Namun, sejak tahun 2012 hingga sekarang, penanganan sampah oleh masyarakat masih belum dilaksanakan dengan maksimal dan sesuai aturan.

“Banyak sekali sampah yang dibuang begitu saja di sepanjang jalan tapi kita tidur, masa bodoh, tidak pusing dengan hal itu bahkan sampah di depan rumah kita juga kita tidak mau buang. Rumput tinggi di halaman kita juga kita tidak mau pusing,” seru Wabup.

Berita Terkait
Baca Juga