Jalan Mayon Mulai Dirapikan, Pengguna Jalan Berharap Bisa Aspal Tahun Ini

KERJA | Jalan Mayon kini sudah mulai dikerjakan secara emergency. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
KERJA | Jalan Mayon kini sudah mulai dikerjakan secara emergency. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Jalan Mayon di Distrik Kuala Kencana, Mimika, Papua kini mulai dikerjakan.

Berdasarkan Pantauan Seputarpapua.com, pekerjaan jalan Mayon sudah mulai dilaksanakan dengan melakukan perapihan menggunakan dua alat berat.

Seorang pengawas pekerjaan, Rudi menjelaskan dua alat berat dikerahkan untuk perapihan jalan yang berlubang.

“Alat greder dan bomag, kita kerja sudah dari hari senin mulai dari ujung perempatan jalan Jayanti ini sudah sampai di depan Mayon 754,” jelasnya ketika ditemui Seputarpapua.com di lokasi kerja, Kamis (23/6/2022).

Dijelaskan pekerjaan akan berlangsung terus sampai di perempatan Koramil Kuala Kencana.

“Rencana Senin besok sudah selesai, semua sekitar 5 kiloan, penyampaiannya kita hanya melakukan perapihan untuk menghindari terjadinya kecelakaan,” pungkasnya.

Nikolaus salah satu pengendara menyambut baik apa yang dilaksanakan oleh Pemkab Mimika, melalui Dinas PUPR.

“Ini berarti ada kepedulian, tapi semoga saja tidak hanya dirapikan, tapi juga tahun ini bisa diaspal, mengingat ini sudah mau musim hujan dan pasti akan becek,” harapnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Robert Mayaut menjelaskan jalan Mayon masuk dalam pekerjaan emergency.

“Sementara kita mau penanganan darurat emergency itu Jalan Mayon, kami sudah turun jadi mereka akan hendel dulu supaya bisa dilewati,” jelas Robert ketika diwawancarai di Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (20/6/2022) lalu.

Dikatakan meskipun belum selesai proses pelelangan pihaknya bisa menangani lebih awal asalkan tidak dibuat permanen atau hanya sementara.

“Bisa kita hendel dulu tetap akan ditangani, tidak bisa juga kita tunggu orang celaka dulu. Karena kita lihat dari keselamatan orang berkendara yang penting jangan kita tangani permanen. Itu kan cuman sementara saja pemeliharaan dulu, grader kasih rapi jalan dulu, jadi penanganan emergency jangan sampai kecelakaan,” jelasnya.

Sementara untuk Jembatan di jalan Mayon nantinya akan dilihat sesuai dengan lebar jalan.

“Kalau multiyears nanti jembatannya dilihat memang sudah ada di perencanaan apakah nanti ada pelebaran-pelebaran seperti di Hasanudin, tapi pasti jembatan akan menyesuaikan dengan lebar jalan,” katanya.

Pemkab telah merencanakan jalan Mayon dikerjakan dengan anggara Rp234 Miliar lebih. Pekerjaan dilakukan dengan program Multiyears selama tiga tahun, tahap pertama akan dikucurkan Rp48 Miliar, namun saat ini masih dalam proses lelang.

 

reporter : Kristin Rejang
editor : Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.