Jawab Aspirasi Karyawan, Freeport Tetap Utamakan Kesehatan Pekerja

Manager External Relation Coorporate Communications PTFI, Kerry Yarangga. (Foto: Saldi/SP)
Manager External Relation Coorporate Communications PTFI, Kerry Yarangga. (Foto: Saldi/SP)

TIMIKA | Setelah tiga kali melakukan aksi demo di area kerja PT Freeport Indonesia di Mile Post 68 dan mile 72 Tembagapura, akhirnya pihak manajemen dan pemerintah daerah Mimika, Papua menyetujui aspirasi karyawan untuk turun ke Kota Timika dengan mengaktifkan akses bus Shift Day Off (SDO).

Manager External Relation Coorporate Communications PTFI, Kerry Yarangga, mengatakan bahwa aspirasi para karyawan yang berdemo telah diesetujui setelah Freeport melakukan pertemuan dengan Pemda Mimika, Selasa (25/8).

Aspirasi karyawan telah disetujui, namun kata Kerry, Managemen Freeport harus memastikan karyawannya sehat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

“Dalam laporan hari ini (Kepada Pemerintah) disampaikan bahwa, apapun itu, semua akan mengikuti protokol kesehatan dan mekanismenya pun diatur secara internal,”tutur Kerry usai pertemuan dengan Pemerintah di Hotel Grand Mozza Timika.

Kerry mengatakan, apapun yang diputuskan pemerintah terkait protokol kesehatan akan diikuti PT Freeport Indonesia.

“Dan standar yang disampaikan pak Bupati tadi, itu juga sudah disampaikan oleh PTFI, itu akan disesuaikan. Apapun keputusan pemerintah berkaitan dengan protokol kesehatan, akan kita ikuti,” katanya.

Untuk mekanisme karyawan yang turun ke Timika dijelaskan Kerry, perusahaan akan memperhatikan jumlah penumpang di dalam bus.

“Harapannya, semua karyawan yang ingin cuti turun dari Tembagapura ke Timika sedapat mungkin diatur dengan baik,”tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan