Jelang Evaluasi New Normal, Bram: Seimbangkan Perekonomian dan Kesehatan

TIMIKA | Pemkab Mimika, Papua, akan segera melakukan evaluasi penerapan new normal di tengah pandemi Covid-19.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Mimika, Bram Raweyai meminta kepada Pemkab dapat menyeimbangkan antara perekonomian dan kesehatan.

“Selaku pelaku usaha bisnis di bidang perhotelan, kami minta adanya keseimbangan antara ekonomi dan kesehatan ditengah Pandemi Covid-19,” kata Bram di bilangan Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua, Rabu (15/7).

Bram sangat mengapresiasi pemerintah daerah yang menerapkan new normal sejak 2 Juli 2020 lalu.

Kondisi ini membuat perekonomian, khususnya bagi pelaku usaha di bidang jasa perhotelan mulai membaik dari sebelum saat dilakukan pembatasan sosial diperluas dan diperketat (PSDD).

“Setelah new normal, pertumbuhan ekonomi di bidang perhotelan mulai naik perlahan. Beda saat diterapkannya PSDD,” katanya.

Naiknya pertumbuhan ekonomi, khususnya dibidang perhotelan ini karena Pemkab sudah mulai membuka akses penerbangan, walaupun belum secara penuh.

Mengingat Mimika daerah penyangga dan transit kabupaten lain. Dari kabupaten manapun selalu transit ke Mimika sebelum ke daerah tujuan.

“Ditambah lagi, Mimika ada pertambangan terbesar di dunia. Sehingga membantu dalam laju pertumbuhan ekonomi di daerah ini,” ujarnya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar