Jelang Idul Adha, Pemprov Larang Pengadaan Sapi dari Luar Papua

Ini Alasan Mimika Masih Memasok Hewan Kurban Dari Luar
PETERNAKAN | Salah satu lokasi peternakan sapi di Mimika. (Foto: Anya Fatma / SP)

TIMIKA | Menjelang hari raya Idul Adha, 9 Juli 2022, Dinas Peternakan Provinsi Papua melarang adanya pengiriman sapi dari luar Papua.

Larangan ini tertuang dalam hasil rapat koordinasi kewaspadaan terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK) di Papua.

Untuk mencegah penularan dan pembubaran PMK, menteri pertanian RI mengeluarkan surat edaran pada 10 Mei 2022 yang salah satu poinnya adalah memperketat pengawas lalu lintas ternak berkuku belah ke wilayah masing-masing.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak dan Keswan) Kabupaten Mimika, drh Sabellina Fitriani menjelaskan, menindaklanjuti surat edaran tersebut makan untuk memenuhi kebutuhan ternak sapi pada hari raya Idul Adha dan juga pengadaan hewan ternak diharapkan hanya mengadakan dari wilayah setempat atau lokal.

Apabila tidak mencukupi, dapat didatangkan dari dalam wilayah Papua dan Papua Barat diantaranya Kabupaten Merauke, Keerom, Manokwari, dan Sorong yang masih merupakan daerah bebas PMK.

“Pemasukan sapi utk qurban dan sapi bibit di masa wabah PMK tidak bisa dimasukkan dari luar Papua. Yang bisa hanya dr Merauke, Keerom, Sorong Manokwari,” katanya melalui sambungan telepon, Kamis (26/5/2022).

Pengiriman ini pun wajib memenuhi ketentuan yang ditetapkan diantaranya rekomendasi pemasukan dari daerah tujuan, SKKH dan rekomendasi pengeluaran dari daerah asal yang didukung oleh hasil uji penyakit hewan menular strategis (PHMS) dari laboratorium akreditasi.

Lanjutnya, hasil rakit itu juga mewajibkan hewan ternak dari luar daerah wajib menerapkan masa karantina selama 14 hari di daerah asal ternak.

reporter : Anya Fatma
editor : Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.