Jenazah Korban Kebakaran di Jalan Kartini Berhasil Diidentifikasi

Petugas bersama warga mengangkat jasad korban kebakaran 1 unit bangunan di Jalan Kartini, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (18/7/2022). (Foto: Ist)
Petugas bersama warga mengangkat jasad korban kebakaran 1 unit bangunan di Jalan Kartini, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (18/7/2022). (Foto: Ist)

TIMIKA | Pihak RSUD Mimika bersama penyidik Satreskrim Polres Mimika berhasil mengidentifikasi identitas serta jenis kelamin dua korban meninggal dalam kebakaran 1 unit bangunan di Jalan Kartini, Kabupaten Mimika, Papua Tengah pagi tadi, Senin (18/7/2022).

Humas RSUD Mimika, Luky Mahakena mengatakan, untuk korban dengan jenis kelamin laki-laki bernama Muhammad Tahir berusia 60 tahun. Yang bersangkutan tinggal pada petakan bagian depan (ruko) yang merupakan tempat usaha kelontongan.

Sementara untuk korban dengan jenis kelamin perempuan, adalah Rini yang berusia 40 tahun. Rini merupakan pemilik laundry Bunga (usaha pencucian pakaian), yangmana pada saat kejadian, Almarhumah tinggal di dalam ruko tempat usahanya itu.

Untuk jenazah Muhammad Tahir, kata Luky, telah diambil oleh pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan. Sedangkan jenazah Rini, saat ini juga tengah dilakukan proses visum.

“Dari dua jenazah itu satu laki-laki nama Muhammad Tahir, umur 60 tahun. Terus yang Rini 40 tahun, perempuan. Yang Muhammad tidak divisum, sudah dibawa keluarganya. Kalau yang Rini sementara lagi divisum,” jelas Luky saat dikonfirmasi via telepon.

Sebelumnya, dua orang meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIT di jalan Kartini.

Si jago merah melahap 1 unit bangunan yang terdiri dari 2 petak tempat usaha kelontongan dan laundry (pada bagian depan bangunan), serta empat petak kost (pada bagian belakang bangunan).

Kedua korban, disebut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Mimika, Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar, tinggal di dalam bangunan itu saat terjadi kebakaran. Jenazah korban baru ditemukan setelah api berhasil dipadamkan pihak Damkar, kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD Mimika untuk dilakukan proses identifikasi lantaran jasad korban dalam kondisi hangus terbakar.

“Kita telah melakukan olah TKP, terutama kita harus mengindentifikasi yang meninggal,” kata Iptu Bertu yang dikonfirmasi pagi tadi.

Hingga kini, kata Iptu Bertu, keterangan saksi-saksi yang diperoleh penyidik belum ditemukan adanya keterangan yang mengarah dan menyebut kalau kebakaran ini disengaja. Karenanya, penyidik akan melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran terutama awalmula api berasal.

“Dari olah TKP awal, pemeriksaan saksi-saksi, menyatakan bahwa itu kebakaran murni. Sementara kita masih mencari titik awal api,” pungkas Iptu Bertu.

 

reporter : Saldi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.