Kabupaten Keerom Terpilih Jadi Tuan Rumah Pesparawi XIV se-Tanah Papua 2024

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Ketua LPPD Papua Elia Loupatty menyerahkan SK Penetapan Tuan Rumah Pesparawi XIV kepada Bupati Keerom Piter Gusbager. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)
Ketua LPPD Papua Elia Loupatty menyerahkan SK Penetapan Tuan Rumah Pesparawi XIV kepada Bupati Keerom Piter Gusbager. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)

TIMIKA | Kabupaten Keerom Provinsi Papua terpilih sebagai tuan rumah pelaksana Pesparawi XIV se-Tanah Papua 2024 mendatang.

Terpilihnya Keerom melalui proses demokrasi dengan jumlah 39 suara dari 52 peserta yang mengikuti Musda LPPD Papua dan Papua Barat di Hotel Horison Diana Timika, Jumat (5/11/2021).

“Ini berkat dukungan dari semua kabupaten. Terima kasih banyak untuk LPPD Papua dan Papua Barat. Kepala Kemenag Papua dan Papua Barat, Pemda Mimika, seluruh denominasi gereja yang hadir,” kata Bupati Keerom, Piter Gusbager saat diwawancara usai Musda.

Piter menyatakan sejak ditetapkan sebagai tuan rumah pihaknya sudah akan memulai segala persiapan.

“Terkait dengan catatan-catatan dari Pesparawi XIII. Itu menjadi bahan evaluasi untuk Kabupaten Keerom kita bisa lebih baik dan lebih siap,” tuturnya.

Persiapan yang akan mulai dilakukan ialah akomodasi, fasilitas sarana dan prasarana serta penunjang lainnya termasuk materi.

Dia mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk bisa mensukseskan Pesparawi XIV di Kabupaten Keerom nanti.

Sementara Ketua LPPD Papua Elia Loupatty mengatakan dalam musda ada empat kabupaten yang menyampaikan keinginan, maksud dan tujuan menjadi tuan rumah Pesparawi XIV diantaranya Kabupaten Keerom, Kabupaten Jayapura, Nabire dan Kabupaten Yapen.

“Dan ada satu yang paling banyak adalah kabupaten Keerom yang paling banyak yang tentunya menjadi tuan rumah untuk Pesparawi XIV,” kata Elia usai Musda.

Menurutnya, musda yang dilaksanakan cukup santai tetapi tetap serius dengan hasil musda yang optimal.

Selama pelaksanaan Musda semua peserta saling menghormati, ini menunjukkan sikap profesionalitas yang semakin baik.

“Dan ini mennunjukkan bahwa kita memberi kesempatan kepada setiap daerah untuk mengesplor kabupaten kota masing-masing,” tutur Elia.

Dia mengucapkan selamat kepada Kabupaten Keerom mulai Bupati, Ketua LPPD dan seluruh masyarakat Keerom yang akan menjamu peserta pada Pesparawi XIV nanti.

Diharapkan Kabupaten Keerom bisa menentukan bersama LPPD Papua dan Papua Barat waktu yang tepat pelaksanaannya karena di tahun 2024 itu ada pelaksanaan pemilu mulai pemilihan presiden, anggota legislatif dan kepala daerah yang sebagian besar ada di Papua.

“Sehingga kami juga harus cari waktu yang tepat sehingga bisa berlangsung dengan baik dan tertib. Ini catatan saya buat pak bupati dan LPDP Kabupaten Kerom, karena itu 2024 penuh dengan pemilihan termasuk tentunya pemilihan calon Pesparawi ke 15,” jelasnya.

Tidak lupa Elia mengucapkan terima kasih kepada ketua dan seluruh anggota panitia dan masyarakat Kabupaten Mimika yang mendukung suksesnya Pesparawi XIII.

“Terima kasih kepada teman-teman media baik cetak dan elektronik yang ada di Mimika yang telah membuat acara ini berlangsung dengan baik dan tertib serta lancar, teman-teman keamanan dan semua pihak terima kasih karena panitia penyelenggara musda ini sebagian dari LPDP Papua dan sebagian besar dukungan dari Panitia penyelenggaraan umum,” ucapnya.

Reporter: Anya Fatma
Editor: Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Dua Tahun YPMAK  Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Dua Tahun YPMAK Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Baca Juga