Kadinkes Mimika: Informasi Tentang Vaksin Bisa Mematikan itu Hoax

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)

TIMIKA | Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua, Reynold Ubra menegaskan bahwa informasi yang beredar tentang vaksin bisa mematikan adalah hoax.

“Saya sudah lihat beritanya. Kalau kita lihat itu sebenarnya perang bisnis antar pabrik-pabrik vaksin antar ilmuan atau ahli yang pernah bekerja di situ dan kemudian diberhentikan,” jelas Reynold saat diwawancara, Jumat (4/6/2021).

Reynold menjelaskan, vaksin sinovac yang digunakan pemerintah Indonesia dan juga Pemkab Mimika tidak ada hubungan dengan angka 666 serta cip yang saat ini beredar luas di masyarakat.

Vaksin buatan China ini juga, kata dia, tidak ada hubungan dengan vaksin pfizer, vaksin Johnson and Johnson yang kini tengah viral.

“Vaksin sinovac yang kami pakai adalah vaksin asli atau virus asli yang mati kemudian disuntik kembali,” tegasnya.

Ia memastikan, sebelum digunakan, pemerintah telah melakukan uji coba beberapa kali hingga dinyatakan layak dipakai. Dan itu dilakukan hanya untuk satu jenis vaksin yang sampai saat ini digunakan.

Lebih lanjut, Reynold menjelaskan, yang paling penting harus diketahui dan diingat ialah pola penyakit orang di Amerika atau di Eropa berbeda dengan di Indonesia.

“Pola hidup orang di Eropa dan Amerika beda dengan pola hidup kita di sini,” katanya.

Oleh sebab itu, penyakit yang diderita orang disana cenderung adalah penyakit degeneratif seperti hipertensi, kanker, diabetes hingga jantung.

Bukan penyakit seperti di Indonesia atau di Mimika seperti malaria, batuk pilek hingga TBC.

“Kita di sini terancam dengan penyakit tropis. Kalau mereka di sana lebih ke arah lifestyle karena mereka masuk ke negara yang makmur,” ungkapnya.

Reporter: Anya Fatma
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari  400 M Gawang Putri
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari 400 M Gawang Putri
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Indah Lupita Sari Sabet Emas Debut Pertamanya Atletik PON XX
Indah Lupita Sari Sabet Emas Debut Pertamanya Atletik PON XX
Agus Prayogo dari Jabar Rebut Medali Emas Kedua di Atletik
Agus Prayogo dari Jabar Rebut Medali Emas Kedua di Atletik
Warga NTT Nonton Amoreus Tarung Derajat di PON XX Bermodal Pulsa 5GB
Warga NTT Nonton Amoreus Tarung Derajat di PON XX Bermodal Pulsa 5GB
Kalahkan Sulsel, Basket Putri 5X5 Bali Bertemu Jatim di Final
Kalahkan Sulsel, Basket Putri 5X5 Bali Bertemu Jatim di Final
Baca Juga