Kadinsos: Tangani ODGJ Harus Ada Dokter Spesialis Kejiwaan

Ilustrasi
Ilustrasi

TIMIKA | Penanganan Orang Dengan Gangguan Kejiwaan (ODGJ) di Mimika, Provinsi Papua membutuhkan dokter spesialis kesehatan jiwa (SpKJ).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mimika, Papua, Petrus Yumte saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (28/3/2022).

Kata dia, tahun lalu pihaknya sudah mencoba untuk menangani ODGJ dengan mendatangkan dokter ahli dari Jayapura.

“Pemda sudah support kita tahun lalu di anggaran perubahan ada Rp 200 juta, kurang lebih 2 hari ada dokter dan sebagian (ODGJ) sudah sembuh ada yang belum sembuh karena obatnya dia tidak minum,” kata Petrus.

Ia menuturkan mengenai urusan obat memang harus dibantu keluarga dan perlu ada petugas medis. Sehingga ia mengatakan di Mimika perlu minimal ada dokter ahli yang menanganai gangguan jiwa.

“Minimal soal penangan ODGJ harus ada dokter jiwa disini (Timika) supaya menangani mereka,” katanya.

Dijelaskan ODGJ yang terdata pada tahun 2021 lalu berjumlah 26 orang.

“Semakin tahun semakin banyak sehingga dibutuhkan ada dokter lalu konsen juga dari kami pemda memberikan perhatian,” katanya.

Menurutnya saat kegiatan pengobatan yang dilaksanakan tahun lalu ada beberapa ODGJ yang bisa sembuh, sehingga ia berharap adanya dokter yang bisa membantu menangani.

“ODGJ kita sudah berupaya pada tahun lalu dan beberapa sudah testimoni dan mereka sembuh ada pengobatan,” pungkasnya.

Tanggapi Berita ini
reporter : Kristin Rejang
editor : Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.