Kakek Sugiono Dikeroyok Tiga Pemabuk di Timika

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
LAPOR | Sugiono (kiri) saat diantar Rudi, kerabatnya melapor ke Mapolsek Mimika Baru, Kamis (8/4/2021). (Foto: Yonri Revolt/Seputarpapua)
LAPOR | Sugiono (kiri) saat diantar Rudi, kerabatnya melapor ke Mapolsek Mimika Baru, Kamis (8/4/2021). (Foto: Yonri Revolt/Seputarpapua)

TIMIKA | Seorang kakek yang berprofesi sebagai tukang cukur rambut bernama Sugiono melaporkan tiga pemabuk yang melakukan penganiayaan atas dirinya ke Mapolsek Mimika Baru, Papua, Kamis (8/4/2021).

Saat mendatangi Mapolsek Miru, wajah Sugiono yang sudah berusia 60 tahun itu terlihat babak belur dan mata kirinya hampir tertutup.

Kerabatnya, Rudi Abdurrahman yang mengantar Sugiono untuk melapor, mengatakan bahwa kejadian yang dialami Sugiono terjadi pada 3 April lalu di sebuah tempat cukur rambut di bilangan Hasanuddin.

“Pada hari itu, sekitar jam setengah sebelas siang, tiga orang pemabuk datang dan paksa meminta uang,” terangnya.

Sugiono yang tidak ingin bermasalah dengan para pemabuk lantas memberi uang kepada salah satu pemabuk. Sayangnya, dua pemabuk lainnya juga ikut-ikutan meminta uang.

“Tapi dia tidak berikan, lalu mereka langsung pukuli,” terang Rudi.

Saat dipukuli, kata Rudi, korban sempat berusaha melarikan diri ke tetangganya. Namun ketiga pemabuk tetap mengikuti korban dan melanjutkan pemukulan. Sampai akhirnya korban dibawa lari ke RSUD Mimika untuk mendapatkan perawatan medis.

Akibat penganiayaan itu, Sugiono tidak dapat melihat dengan baik sampai saat ia melapor ke Kantor Polisi. Sedangkan untuk para pelaku, menurut Rudi, tetangga korban telah mengetahui identitas ketiganya.

“Satu itu sudah diamankan sama polisi,” sebut Rudi.

Berita Terkait
Baca Juga