Kantor Pos Mimika Tunggu Petunjuk Teknis Penyaluran BLT BBM

Kepala Kantor POS cabang Mimika, Junaidi Nur (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
Kepala Kantor POS cabang Mimika, Junaidi Nur (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | PT. Pos Indonesia Cabang Mimika hingga kini masih menunggu petunjuk teknis penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kompensasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kepala Kantor Pos Indonesia Cabang Mimika, Junaidi Nur, mengatakan pihaknya menunggu petunjuk dari pemerintah pusat meski BLT BBM telah disalurkan lebih dulu di 34 ibu kota provinsi.

“Jadi kita masih menunggu mengenai jumlah uang yang akan diberikan, jadwal pembayaran, juga dana yang akan diberikan oleh pemerintah pusat,” katanya di Timika, Senin (5/9/2022).

Pos Indonesia merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang diberikan kepercayaan untuk menyalurkan beberapa jenis bantuan sosial, termasuk BLT BBM.

Junaidi mengatakan, pihaknya tentu harus menunggu sampai ada keputusan dari pemerintah pusat tentang juknis, jumlah uang, jadwal pembayaran, transferan dana dari Kemensos, serta jumlah penerimanya.

“Jadi sementara di ibu kota provinsi dulu, contohnya di Papua itu di Jayapura, kalau Papua Barat di Manokwari,” paparnya.

Adapun subsidi dan kompensasi yang dikucurkan pemerintah hingga Agustus 2022 telah mencapai Rp502,4 triliun, yang terdiri dari subsidi energi Rp208,9 triliun dan kompensasi energi sebesar Rp293,5 triliun.

Pemerintah mengalokasikan bantuan sosial sebesar Rp24,17 triliun sebagai kompensasi dari pengalihan subsidi BBM untuk bantuan sosial dalam tiga jenis bantuan.

Kompensasi pertama berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk 20,65 juta kelompok masyarakat sebesar Rp150 ribu sebanyak empat kali penyaluran, dengan total anggaran Rp 12,4 triliun.

Kemudian, bantuan subsidi upah sebesar Rp600 ribu kepada 16 juta pekerja dengan gaji maksimum Rp3,5 juta per bulan yang dibayarkan satu kali dengan anggaran Rp 9,6 triliun.

Selanjutnya, bantuan dari pemerintah daerah dengan menggunakan dua persen Dana Alokasi Umum dan Dana Bagi Hasil sebanyak Rp2,17 triliun dalam rangka membantu sektor transportasi seperti angkutan umum, ojek, nelayan dan bantuan tambahan perlindungan sosial.

 

Tanggapi Berita ini
reporter : Kristin Rejang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.