Kapolda Papua: Penyerangan Pospol Ndeotadi Karena Kelalaian Anggota

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw
Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw

TIMIKA | Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengakui bahwa peristiwa penyerangan Pospol 99 Ndeotadi di Kabupaten Paniai oleh orang tidak dikenal, Jumat (15/5), merupakan kelalaian oknum anggota polisi.

“Kemarin, saya, Pangdam XVII Cenderawasih, Kabinda, dan Danrem sudah ke Paniai dan melakukan olah TKP. Hasil dari olah TKP memang terlihat adanya unprocedural dari anak buah yang terlalu lengah. Dan ini akan menjadi evaluasi kami ke dalam,” jelas Kapolda didampingi Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjend TNI Herman Asaribab, Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob di Pusat Pelayanan Polres Mimika, Rabu (20/5).

Kapolda mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan peristiwa penyerangan tersebut, terlebih pelaku sudah biasa bergaul dengan anggota polisi. Bahkan rumah pelaku berada di seberang pos.

Penyerangan yang terjadi hingga menyebabkan satu polisi terluka dan tiga pucuk senjata dibawa kabur akan dievaluasi.

“Untuk kondisi anggota sudah berangsur baik dan masih dalam perawatan RSUD Nabire. Diharapkan segera sembuh,” harapnya.

Terkait dengan tiga pucuk senjata api, pihaknya melakukan pendekatan dengan tokoh masyarakat agar senpi itu bisa dikembalikan. Pelaku sudah ditemui oleh tokoh masyarakat, namun mereka masih belum mau menyerahkan.

Karenanya, ia akan terus melakukan upaya dan menghimbau agar senpi itu dikembalikan sampai batas yang ditentukan. Apabila tidak diindahkan, maka akan ada tindak sesuai dengan SOP.

“Ya intinya, kami masih melakukan upaya-upaya baik penyelidikan dan mendapatkan tiga pucuk senpi itu kembali,” ujarnya.

Untuk diketahui, pada Jumat (15/5) malam sekitar pukul 22.30 WIT, Pospol 99 Ndeotadi diserang Orang Tidak di Kenal. Dalam penyerangan tersebut satu anggota polisi atas nama Briptu Cristian Paliling mengalami luka serius di sejumlah tubuhnya.

Korban akhirnya dievakuasi pada Sabtu siang menuju Nabire untuk mendapat penanganan medis di RSUD Nabire. Selain itu, dalam penyerangan tersebut tiga pucuk senjata yang berada di dalam Pospol dirampas oleh pelaku.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Misba

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.