Kapolda Sebut Pelaku Penembak Guru di Beoga Kelompok Sabinus Waker

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri. (Foto: Saldi)
Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri. (Foto: Saldi)

TIMIKA | Kapolda Papua, Irjen Mathius D. Fakhiri mengklaim pelaku penembakan seorang guru di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua merupakan anggota dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Sabinus Waker.

Sebab, menurut Kapolda, kelompok Sabinus Waker saat ini sedang menuju Ilaga, ibukota Kabupaten Puncak atas undangan dari Lekagak Telenggen yang merupakan pimpinan tertinggi KKB wilayah Pegunungan Tengah Papua.

“Diperkirakan pelaku merupakan kelompok Sabinus Waker yang sedang menuju ke Ilaga atas undangan Legakak Telenggen. Dalam menuju ke Ilaga, mereka melakukan penembakan terhadap seorang guru,” demikian dikatakan Kapolda dalam keterangan tertulis dari Humas Polda Papua kepada Seputarpapua.com di Timika, Kamis (8/4/2021) sore.

Kapolda juga mengutuk keras tindakan KKB lantaran tega melakukan penembakan terhadap seorang guru, yangmana dilindungi lantaran dari mereka dapat mencerdaskan sumber daya manusia (SDM) Papua, terlebih di wilayah pegunungan.

“Kami akan mengambil langkah-langkah penegakkan hukum terhadap pelaku-pelakunya. Sampai saat ini situasi masih bisa dikendalikan karena dibantu oleh seluruh lapisan masyarakat seperti tokoh agama dan tokoh gereja,” lanjutnya.

Aparat keamanan yang berada Kabupaten Puncak juga akan melakukan pendekatan secara persuasif, dan akan menyusun kekuatan untuk ke Ilaga guna melakukan penindakan.

“Mudah-mudahan ini dapat selesai. Saya berharap ada intervensi dari kepala daerah guna menyelesaikan permasalahan ini sehingga yang bukan masyarakat Ilaga bisa di keluarkan dari daerah tersebut,” harapnya.

Pagi tadi sekitar pukul 09.30 WIT, korban Oktovianus Rayo (43) sedang berada dirumahnya menjaga kios, kemudian datang orang tak dikenal yang diklaim polisi adalah KKB. Yang bersangkutan membawa senjata laras pendek dan langsung melakukan penembakan terhadap korban sebanyak dua kali mengenai rusuk kanan dan tembus mengakibatkan korban meninggal dunia.

Melihat kejadian tersebut, kepala sekolah dan guru lainnya serta tetangga korban yang berada di TKP merasa ketakutan sehingga melarikan diri. Saat ini, kepala sekolah dan tetangga korban sudah ditemukan oleh masyarakat dalam keadaan aman yang sebelumnya dikabarkan hilang.

 

Reporter: Saldi
Editor: Aditra
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga