seputarpapua.com

Kapolres Mimika Beberkan Kejahatan Nau Waker di Tembagapura, KKB Penembak Guru di Beoga

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata. (Foto: Saldi/ Seputarpapua)
Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata. (Foto: Saldi/ Seputarpapua)

TIMIKA | Kapolres Mimika, Papua, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata mengungkapkan serangkaian kejahatan yang dilakukan Nau Waker alias Tidak Jadi Waker yang merupakan komandan lapangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dibawah pimpinan Sabinus Waker.

Menurut AKBP Era, Sabtu (10/4/2021), di Timika, dari hasil investigasi dan penyelidikan diduga kuat pelaku penembakan guru SD dan SMP Oktovianus Rayo (40) dan Yonatan Renden (28) adalah KKB Kemabu, yang menurutnya saat ini sedang berada di Beoga, Kabupaten Puncak.

Nau Waker alias Tidak Jadi Waker, masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Mimika. Yang bersangkutan pernah melakukan aksi kejahatan berupa teror penembakan di wilayah PT Freeport Indonesia, Tembagapura, Mimika.

Nau Waker bersama kelompoknya juga melakukan pembunuhan terhadap sopir mobil patroli security Freeport, Suko Miartono berserta dua anggota Gegana Brimob Pelembang yang menumpangi mobil itu, yakni Bripda Muhammad Andrehadi dan Bripda Rian Hariansyah.

Bahkan juga melakukan perampasan dua senjata Styer (AUG) milik anggota Gegana Brimob Palembang yang saat itu bertugas sebagai BKO Satgas Amole di Tembagapura, pada Januari 2015 silam.

“Kita melakukan kerjasama dengan Polres Puncak untuk melakukan identifikasi dan penyelidikan. Harapan kami, dapat mengungkap dan menangkap pelaku tersebut,” kata AKBP Era.

Selain Nau Waker, ada juga DPO Polres Mimika lainnya, seperti misalnya Kelabuma dan Amir Waker yang saat ini juga berada di Beoga, serta beberapa orang lainnya yang pernah beraksi di wilayah Kabupaten Mimika, khususnya di Distrik Tembagapura.

“Kalau Sabinus Waker adalah pimpinanya. Kalau sekarang yang komandan lapangan disana (Beoga) kita deteksi adalah Nau Waker atau Tidak Jadi Waker,” ungkapnya.

Berita Terkait
Baca Juga