Kapolres Mimika: Pelaku Penembakan Warga di Mile 61 Diduga Dilakukan KKB Kali Kopi

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata
Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata

TIMIKA | Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata menduga kuat, pelaku penembakan warga non karyawan di Mile 61 area Freeport dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) dari kali kopi.

“Kami bisa pastikan pelaku penembakan di mile 61 kemarin diduga KKB kali kopi. Kami masih selidiki siapa pelakunya dan mudah-mudahan cepat terungkap,” kata Kapolres di ruang kerjanya, Jumat (22/5).

Kapolres mengingatkan kepada warga non karyawan untuk saat ini tidak melakukan aktivitas pendulangan emas di area Freeport, sesuai perintah Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw.

Sebab, sejak peristiwa mile 34 warga non karyawan sebaiknya untuk menghindari daerah-daerah rawan terhadap aksi KKB. Apalagi di mile 61 yang kondisinya sangat rawan.

“Hasil dari evaluasi penembakan di 61, kami harapkan orang-orang selain karyawan tidak lagi aktifitas pendulangan dan lainnya. Karena, daerah tersebut masih daerah rawan dan operasi KKB. Sehingga KKB bisa melakukan penembakan di areal hutan tersebut,” katanya.

“Ditambah lagi, di daerah rawan terhadap KKB juga terdapat banyak aparat. Sehingga jangan sampai salah sasaran,” ujarnya.

Perlu diketahui, pada Kamis (21/5) seorang warga non karyawan ditemukan tergeletak dengan sejumlah luka tembak di jalan tambang Mile 61, area operasi PT. Freeport Indonesia.

Korban yang diketahui bernama belakang Waroy, telah dilarikan ke ruang emergency RS Tembagapura menggunakan ambulance perusahaan dikawal Patroli Zona Delta.

Dari aksi penembakan tersebut, kondisi korban dalam keadaan selamat dengan sejumlah luka tembak, namun beruntung masih bisa ditangani. Dimana korban dilaporkan mengalami luka tembak di bagian punggung, leher dan bagian bawah perut.

Menurut penuturan korban, awalnya dia (korban) bersama seorang temannya yang dibawa oleh oknum aparat keamanan dan menumpangi sebuah mobil dari Mile 50.

Namun, korban baru sadar ketika sudah dalam kondisi mengalami luka tembak dan tergeletak di jalan tambang Mile 61.

Dari kondisi tersebut, Kapolda Papua tidak menampik, jika memang ada oknum aparat keamanan kerap membawa non karyawan secara ilegal masuk ke area Freeport dan area pendulangan.

Dari hal itu, Kapolda memastikan akan menindak oknum anggota Polri jika ditemukan membawa non karyawan masuk secara ilegal, mengingat area Freeport adalah kawasan terbatas.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Aditra

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar