Kapolres: Penembakan di Kuala Kencana, TW Bertugas Bawa Amunisi

AKBP I Gusti Gde Era Adhinata. (Foto: Muji/SP)
AKBP I Gusti Gde Era Adhinata. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | TW, seorang anggota Joni Botak (JB) pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kalikopi, menjelaskan secara detail sebelum penembakan di Kantor OB I, Kuala Kencana, PT Freeport Indonesia, 30 Maret 2020 lalu.

“Kemarin, kami sudah melakukan rekontruksi atau olah tempat kejadian perkara (TKP) menyangkut aksi TW pada saat terjadi penembakan di Kuala Kencana lalu,” kata Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata,” Kamis (4/6) di Hotel Grand Mozza.

Kata Kapolres, pada saat rekontruksi, TW sangat memahami dan mengetahui secara detail tempat-tempat yang dijadikan titik kumpul anggota KKB pimpinan Joni Botak, sebelum memulai sampai pada penembakan di area Kantor OB 1 Kuala Kencana.

“TW tau detail lokasi-lokasinya. Karena TW saat kejadian penembakan tersebut berperan sebagai pembawa tas amunisi milik Joni Botak,” kata Kapolres.

Ia menambahkan, saat ini TW masih dilakukan pemeriksaan intensif oleh penyidik Polres Mimika. Dan selanjutnya, akan dilimpahkan ke Polda Papua.

“TW masih kami tahan. Sementara YM kami bebaskan dan wajib lapor, karena tidak terbukti,” ujar Kapolres.

Perlu diketahui, aparat Kepolisian Polres Mimika, Provinsi Papua, pada Jumat (29/5) lalu, mengamankanTW dan YM anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang merupakan anak buah Joni Botak.

Penangkapan dilakukan, di sekitar Shelter (wisma atlet) yang merupakan salah satu tempat isolasi bagi orang terpapar Covid-19 di Mimika.

TW dan YM yang diduga diduga kuat terlibat dalam aksi penembakan di Kuala kencana pada 30 maret 2020 yang mengakibat satu WNA Selandia Baru meninggal dunia.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Misba

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar