Karantina Pertanian Awasi Pembongkaran 300 Kilo Daging Rusa Beku

PEMERIKSAAN | Pemeriksaan komoditi yang masuk di Pelabuhan Pomako oleh Karantina Pertanian. (Foto: Ist/SP)
PEMERIKSAAN | Pemeriksaan komoditi yang masuk di Pelabuhan Pomako oleh Karantina Pertanian. (Foto: Ist/SP)

TIMIKA | Sesuai tugas pokok dan fungsi, Karantina Pertanian Mimika memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan dan mengawasi lalu lintas komoditas di Pelabuhan Pomako Timika.

Untuk itu, pada Jumat (15/1/2021) pejabat Karantina Pertanian kembali melakukan pemeriksaan beberapa komoditi yang masuk ke Mimika melalui pintu laut.

Kepala Karantina Pertanian Timika, Tasrif melalui penanggung jawab wilayah kerja di Pomako, Tigor Kondang Wahyuni, menjelaskan dirinya bersama pejabat karantina lainnya melakukan pengawasan  proses bongkar KM Sabuk Nusantara 77.

Dimana kapal tersebut memuat berbagai komoditas yakni daging rusa beku seberat 300 kilogram yang didatangkan dari Kabupaten Mappi.

Dan beberapa komoditas lainnya seperti pakan ternak 12 ton dan berbagai macam buah segar seberat 5 ton yang didatangkan dari Maluku Tengah.

“Pemeriksaan kami lakukan bertujuan untuk memastikan kesesuaian dan kebenaran dokumen karantina sebagai syarat melalulintaskan komoditas pertanian”, jelasnya dalam rilis yang diterima Seputarpapua, Jumat (15/1/2021).

IKLAN-TENGAH-berita

Dirinya mengatakan untuk tahun 2021 ini, Karantina Pertanian sudah memeriksa kurang lebih 10 kali saat kapal berlabuh di Pomako. Dimana tidak hanya komoditas berupa makanan, dan tumbuhan namun juga ternak seperti Kambing dan Sapi.

“Tadi setelah pemeriksaan administrasi dinyatakan lengkap, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik. Kami memastikan komoditas tersebut bebas dari hama penyakit hewan dan organisme pengganggu tumbuhan karantina, sehingga diterbitkan pelepasan,” pungkasnya.

 

Reporter: Kristin Rejang
Editor: Batt

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar