Kasatpol PP Nabire Dianiaya, Massa Lakukan Aksi di Mapolres Nabire

Kasatpol PP Nabire, Burhanuddin Pawenari saat berorasi didepan Mapolres Nabire, Selasa (5/9/2023). (Foto: Christian Degei/Seputarpapua)
Kasatpol PP Nabire, Burhanuddin Pawenari saat berorasi didepan Mapolres Nabire, Selasa (5/9/2023). (Foto: Christian Degei/Seputarpapua)

NABIRE | Massa melakukan aksi demonstrasi di Mapolres Nabire, Selasa (5/9/2023), buntut kasus penganiayaan terhadap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Nabire, Burhanudin Pawenari.

Sebelumnya Kasatpol PP Burhanuddin Pawenari pada Senin, 4 September 2023, dianiaya oleh sekelompok orang dalam aksi demonstrasi para Honorer K2 yang dinyatakan tidak lulus didepan Kantor BKD Nabire.

Massa yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) bersama Relawan Nusantara dan para Honorer K2 yang dinyatakan lulus itu, melakukan aksi damai menuntut kepolisian segera menangkap para pelaku pemukulan Kasatpol PP Nabire untuk diproses hukum. Massa diterima Kapolres Nabire AKBP I Ketut Suarnaya.

Kapolres menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan berupaya melakukan yang terbaik untuk mengungkap para pelaku penganiayaan Kasatpol PP Burhanuddin.

“Bapak dan ibu mohon hargai anggota kepolisian kami yang dilapangan, meskipun itu menjadi kewajiban kami, tetapi kami berupaya semaksimal mungkin. Jadi bapak ibu kawal masalah ini,” kata Kapolres.

Agar ibukota provinsi tetap kondusif, Kapolres memohon dukungan agar masalah tersebut dipercayakan kepwda kepolisian sehingga dapat terselesaikan secara baik.

“Kepada teman-teman (massa), kami memohon berikan pemahaman kepada saudara-saudara kita ya. Seperti yang kita sepakati bersama kemarin bahwa bisa koordinasi bersama untuk mengatasi permasalahan yang terjadi ini,” kata Kapolres.

Kemudian setelah aksi damai didepan Polres Nabire berakhir, perwakilan massa dari KKSS dan para Honorel K2 yang dinyatakan lulus menggelar pertemuan dengan Kapolres Nabire, Bupati dan Sekda Nabire diruang pertemuan Polres Nabire.

Dalam pertemuan itu delegasi KKSS meminta pihak kepolisian menindak tegas para pelaku penganiayaan Kasatpol PP.

Pada kesempatan itu juga Kepala Satuan Reskrim Polres Nabire AKP Bertu Haridyka Eka Anwar mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mengamankan dua terduga pelaku penganiayaan.

“Dua pelaku kami sudah amankan, dan pelaku yang lain sedang dalam proses pengejaran pihak kepolisian Polres Nabire,” ungkap Kasat Reskrim.

Usai pertemuan itu, massa lalu membubarkan diri. Dan dari pantauan seputarpapua.com, aksi damai itu berjalan lancar dalam kondisi aman.

penulis : Christian Degei
editor : Saldi Hermanto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan