Kasus Pembuangan Bayi, Polisi Panggil Pihak Rumah Sakit

Kasatreskrim Polres Mimika, AKP Hermanto. (Foto: Saldi/Seputarpapua)
Kasatreskrim Polres Mimika, AKP Hermanto. (Foto: Saldi/Seputarpapua)

TIMIKA | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika telah melayangkan undangan kepada pihak rumah sakit terkait kelanjutan proses hukum kasus pembungaan bayi beberapa waktu lalu di Timika, Mimika, Papua.

Kepala Satreskrim (Kasatreskrim), AKP Hermanto mengatakan, pemanggilan petugas rumah sakit tempat pelaku melakukan proses persalinan hanya untuk meminta keterangan kepada petugas medis yang menjaga maupun satpam yang sempat melihat pelaku keluar dari rumah sakit.

“Undangannya sudah diserahkan, minggu depan mungkin (Diperiksa,red). Jadi undangan sudah di antarkan. Paling dua orang yang dipanggil, yang jaga hari itu sama tenaga medis,” kata AKP Hermanto, Jumat (19/2/2021).

Sebelumnya AKP Hermanto mengatakan, proses kasus ini akan terus berjalan.

Guna mengetahui semua proses terkait kasus pembuangan bayi itu, kata dia, pihak-pihak terkait akan dipanggil dan interogasi atau diperiksa.

“Kita mau panggil dari pihak rumah sakit. Awal mula sehingga bayinya keluar (dari rumah sakit,red) itu seperti apa, karena pasti ada tenaga medisnya menjaga ruang bayi, kemudian security yang informasinya melihat,” ujar AKP Hermanto pada Kamis, 18 Februari 2021.

IKLAN-TENGAH-berita

Diberitakan sebelumnya, sepasang kekasih berinisial KN (Laki-laki) dan CA (Perempuan) yang masih berstatus mahasiswa, diduga membuang bayi perempuan mereka pada Jumat malam, 12 Februari 2021 disekitar area BLK (Depan KPPN), Jalan C. Heatubun.

Bayi malang itu dibuang dengan cara ditaruh dalam kardus lalu dibungkus selimut berwarna hitam. Warga yang menemukan bayi masih hidup tersebut langsung melapor ke anggota Polisi, kemudian bayi malang itu dibawa ke RSMM Caritas.

Motif membuang bayi baru terungkap dari kedua pelaku setelah tidak sampai 1×24 jam kedua pelaku berhasil diamankan petugas. Di mana, sepasang kekasih tersebut terpaksa membuang bayi perempuan hasil hubungan asmara mereka lantaran takut ketahuan dan menjadi aib bagi keluarga besar mereka.

 

Reporter: Saldi
Editor: Aditra

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar