seputarpapua.com

Kasus Pengeroyokan Berbuntut Rusuh di Poumako, Pihak Korban Ajukan Surat Pencabutan LP

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
PENYERAHAN | Pihak pelaku menyerahkan santunan kepada korban pengeroyokan di Poumako dalam proses penyelesaian masalah. (Foto: Ist/Seputarpapua)
PENYERAHAN | Pihak pelaku menyerahkan santunan kepada korban pengeroyokan di Poumako dalam proses penyelesaian masalah. (Foto: Ist/Seputarpapua)

TIMIKA | Setelah melalui proses mediasi yang cukup panjang, pihak korban dan pelaku kasus pengeroyokan di Poumako, Distrik Mimika Timur, Mimika, Papua pada 7 Maret 2021, sepakat berdamai dan mencabut laporan polisi (LP) terhadap kasus itu.

Hal ini sesuai dengan program presisi Kapolri, di mana jika suatu persoalan bisa diterapkan restorative justice, maka alangkah baiknya hal itu dilakukan. Namun jika sebaliknya, maka hal itu juga tidak perlu dipaksakan, proses hukum terus berlanjut.

Pada kasus pengeroyokan Soter, warga Poumako, pihak korban dan pihak pelaku telah melalui upaya perdamaian yang ditandai dengan kesepakatan bersama antar kedua belah pihak. Pihak pelaku melaksanakan permintaan korban yakni memberikan santunan pengobatan terhadap pihak korban.

“Baru pengajuan pencabutan laporan. Tapi yang jelas dari segi internal mereka sudah selesai semua,” kata Kasatreskrim Polres Mimika, AKP Hermanto, Senin (22/3/2021).

Selanjutnya, terkait dengan surat pengajuan pencabutan laporan polisi tersebut, penyidik akan menyampaikan kepada pimpinan, dalam hal ini Kapolres Mimika dengan disertai saran maupun masukan atas kasus tersebut.

“Kita menerapkan restorative justice, sesuai dengan program pak Kapolri terkait dengan penyelidikan dan penyidikan, upayakan restorative justice,” katanya.

Saat ini lima orang pelaku yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pengeroyokan terhadap Soter, masing-masing Ar alias Ansar, Ih alias Irwansah, Ei alias Edi, As alias Anas, dan Dr alias Darul, telah dikeluarkan dari rumah tahanan (Rutan) Mako Polres Mimika.

Di mana upaya penyelesaian masalah ini juga tidak terlepas dari campur tangan pihak kerukunan para pelaku maupun tokoh masyarakat dari pihak korban, yang akhirnya menemui kesepakatan untuk berdamai.

 

Reporter: Saldi
Editor: Aditra
Berita Terkait
Baca Juga