Kebakaran di Timika, Terungkap Korban Kerap Merokok Sambil Sedot BBM

HANGUS | Bangunan serta kendaraan hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran di jalan Busiri, Mimika, Papua, Sabtu (28/5/2022). (Foto: Saldi/Seputarpapua)
HANGUS | Bangunan serta kendaraan hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran di jalan Busiri, Mimika, Papua, Sabtu (28/5/2022). (Foto: Saldi/Seputarpapua)

TIMIKA | Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika, Papua, Sabtu siang (28/5/2022) melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa kebakaran di jalur 4, jalan Busiri, Mimika, Papua.

Dalam olah TKP yang dilakukan, petugas mengambil dokumentasi serta memastikan posisi-posisi barang bukti yang ada di TKP. Kemudian mengambil keterangan dari sejumlah saksi, termasuk pemilik bangunan, Haji Anwar Sabe (60).

Keterangan yang disampaikan Kepala Satuan Reskrim, Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar, bahwa awal mula kejadian sekitar pukul 05.30 WIT. Pemilik bangunan mengisi bahan bakar minyak (BBM) menggunakan selang dari mobil ke sepeda motor, dengan posisi sambil merokok.

Setelah usai mengisi BBM, yang bersangkutan lupa menutup tanki mobil. Kemudian saat hendak mengantar anaknya pergi bekerja, tiba-tiba melihat sudah ada percikan api dari mobil.

“Sehingga korban lari masuk ke dalam rumah dan kasih bangun anak-anak, dan menyampaikan bahwa ada percikan api di belakang rumah,” demikian disampaikan Kepala Satuan Reskrim dalam keterangan tertulisnya, Sabtu sore.

Setelah melihat ada percikan api, yang bersangkutan berupaya memadamkan menggunakan air, namun bukannya padam, melainkan api semakin membesar dan mulai membakar bangunan.

Sementara itu keterangan saksi bernama Senin Borut (28), yang juga tinggal bersama korban tetapi pada kamar kost yang ikut terbakar, menyampaikan kalau sempat melihat pemilik bangunan (Haji Anwar) mengambil (menyedot) BBM dari mobil ke jeriken. Di mana, diketahui bahwa BBM tersebut untuk dijual, karena kebetulan Haji Anwar juga memiliki kios.

Kemudian, sepengetahuan saksi, Haji Anwar kerap merokok saat menyedot BBM dari mobil. Pada saat kejadian kebakaran, Haji Anwar sempat meminta saksi mengangkat air untuk menyiram guna memadamkan api.

“Kemudian saksi bantu angkat air untuk siram, namun api bertambah besar, selanjutnya mereka keluar dari rumah lewat belakang (untuk menyelamatkan diri),” jelas Iptu Bertu.

Akibat kebakaran ini, tidak terdapat korban jiwa. Hanya saja tangan sebelah kanan Haji Anwar terbakar, sedangkan saksi Senin Borut mengalami luka pada kaki kanan akibat terkena kaca.

Sedangkan total kerugian materil akibat kebakaran ini, hingga kini belum dapat ditaksir oleh petugas.

Selain bangunan yang terdiri dari belasan petakan mulai kios hingga kamar-kamar kost, 2 unit mobil dan 5 unit sepeda motor ikut hangus terbakar.

Para korban penghuni kamar kost dan penyewa petakan milik Haji Anwar, rata-rata tidak sempat menyelamatkan banyak harta benda mereka. Bahkan ada juga yang hanya menyelamatkan diri ketika peristiwa kebakaran itu terjadi.

2 unit kendaraan pemadam kebakaran baru bisa menaklukan api setelah lebih dari 2 jam melakukan proses pemadaman.

 

reporter : Saldi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.