Keberangkatan 260 CJH Asal Mimika ke Tanah Suci Mekkah Ditunda

Muhammad Hatta
Muhammad Hatta

TIMIKA | Kementerian Agama Republik Indonesia menunda keberangkatan ibadah haji ke tanah suci Mekah untuk 1441 H/ 2020 M. Hal ini disebabkan adanya pandemi virus corona baru atau Covid-19.

Imbas kebijakan tersebut, sebanyak 260 calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Mimika tertunda keberangkatannya hingga tahun 2021.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika, Uttler Adrianus melalui Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Mimika, H Muhammad Hatta mengatakan, penundaan keberangkatan CJH berdasarkan keputusan Menteri Agama RI, Fachrul Razi nomor 494 tahun 2020, tentang pembatalan keberangkatan jamaah haji tahun 1441 H/2020 M.

Surat keputusan tersebut untum mengutamakan kepentingan keselamatan jamaah haji asal Indonesia, di tengah pandemi Covid-19.

“Dari penundaan pemberangkatan tersebut, maka CJH yang sudah terdaftar pemberangkatannya di 2020 ini akan diberangkatkan pada 2021 nanti,” kata Muhammad Hatta saat dihubungi seputarpapua.com melalui telepon selulernya, Rabu (3/6).

Namun demikian, kata dia, pemerintah memberikan dua opsi atau pilihan dari penundaan pemberangkatan haji tersebut.

Opsi pertama, dalam satu bulan ini, CJH diberikan waktu apakah menginginkan dikembalikan uangnya atau tidak. Kalau menginginkan uangnya kembali, maka akan langsung ditransfer ke rekening CJH masing-masing.

Opsi kedua, tidak menarik uangnya, namun orang tersebut tercatat sebagai CJH lunas tunda. Sehingga tahun depan CJH tersebut sudah dianggap sudah melunasi.

“Untuk dua opsi ini, kami masih menunggu petunjuk teknis dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Penyelenggaran Haji dan Umroh Kementerian Agama RI. Untuk dijadikan dasar dalam pelaksanaanya,” katanya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar