Kejari Kembalikan Barang Bukti Kasus Dinyatakan ‘Incraht’, Ada Konsentrat Milik Freeport

BARANG BUKTI | Kejari Mimika melalui Kasi Barang Bukti saat mengembalikan barang bukti kasus pencurian yang terjadi di PT Freeport Indonesia pada 2019 lalu. (Foto: Ist/SP)
BARANG BUKTI | Kejari Mimika melalui Kasi Barang Bukti saat mengembalikan barang bukti kasus pencurian yang terjadi di PT Freeport Indonesia pada 2019 lalu. (Foto: Ist/SP)

TIMIKA | Kejaksaan Negeri Mimika telah mengembalikan barang bukti sejumlah kasus yang dinyatakan incraht atau berkekuatan hukum tetap.

Barang bukti tersebut dikembalikan sesuai dengan putusan majelis hakim dalam sidang kasus tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri Mimika M Ridhosan melalui Kepala Seksi Barang Bukti Arthur Fritz Gerald mengatakan, perkara tindak pidana umum yang sudah diputus oleh Majelis Hakim di pengadilan, dan dalam amar putusannya mengatakan untuk mengembalikan barang bukti kepada pemiliknya.

Seperti perkara yang terjadi pada 2018 lalu, yakni kasus Pasal 351 atau penganiayaan yang terjadi di Kelurahan Wanagon dengan barang bikti sebuah printer.

“Hari ini, printer itu sudah kami kembalikan ke Kelurahan Wanagon. Pengembalian barang bukti ini sesuai dengan amar putusan Majelis Hakim yang meminta mengembalikan barang bukti tersebut,” kata Arthur saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (22/9).

Selain sebuah printer, pihaknya juga sudah mengembalikan beberapa barang bukti dalam kasus Pasal 365 atau pencurian dengab kekerasan yang terjadi di depan Padang Saiyo beberapa waktu lalu berupa sebuah hard disk, kertas, flas disk, tas, dan lainnya.

IKLAN-TENGAH-berita

Serta ada barang bukti pada kasus 363 pencurian dengan pemberatan,l yang terjadi pada 2019 lalu. Barang bukti berupa konsentrat, kabel, rantai, lampu blitz, dan lainnya milik PT Freeport, juga sudah kita kembalikan.

“Jadi pengembalian barang bukti ini sesuai putusan Majelis Hakim. Kalau putusannya untuk dimusnahkan, maka kami musnahkan. Namun apabila itu dikerugian negara, maka kami kembalikan ke kas daerah atau negara,” terangnya.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Misba Latuapo

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar