Kejari Mimika Terima Tahap 2 Kasus Korupsi Puskesmas Wania

PENYERAHAN | Suasana penyerahan tahap 2 kasus korupsi pada Puskesmas Wania di Kejaksaan Negeri Mimika, nampak tersangka yang didampingi kuasa hukumnya menandatangani berita acara. (Foto: Muji/SP)
PENYERAHAN | Suasana penyerahan tahap 2 kasus korupsi pada Puskesmas Wania di Kejaksaan Negeri Mimika, nampak tersangka yang didampingi kuasa hukumnya menandatangani berita acara. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Kasus Korupsi di Puskemas Wania, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Papua dengan tersangka NL saat ini memasuki tahap 2 yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti.

Kanit III Tipidkor Polres Mimika Ipda Yusran menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Mimika yang diterima oleh Kasipidsus, Donny S. Umbora, Kamis (28/1/2021).

Kepala Kejari Mimika M. Ridhosan melalui Kasipidsus, Donny S. Umbora mengatakan, penyerahan tahap 2 ini merupakan tindaklanjut setelah berkas dinyatakan lengkap atau P21 pada 18 Desember 2020 lalu.

“Kami sudah terima tahap 2 dan selanjutnya untuk tersangka akan ditahan. Namun apakah nanti ditahan di Lapas atau di Rutan Polres Mimika, masih kami koordinasikan,” kata Donny.

Kata dia, karena perintah penahanan ini 20 hari, maka setelah ini pihaknya membuatkan surat dakwaan dan dokumen lainnya, untuk bisa dilimpahkan ke Pengadilan Tipidkor di Jayapura.

“Namun apabila dalam perkembangannya, pihaknya belum siap melimpahkan ke Pengadilan Tipidkor maka kami akan meminta perpanjangan,” katanya.

Donny mengatakan, untuk tahap 2 ini selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada tersangka untuk meminta keterangan.

Pemeriksaan mulai dari menanyakan identitas tersangka, serta pertanyaan pokok kenapa saudara dihadirkan disini, ada penasihat hukum, dan apakah ditahan atau tidak.

“Pada kasus ini tersangka didampingi kuasa hukumnya,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan