Kejati Papua: Jaksa Tak Ajukan Banding Kasus Makar Hasil Putusan PN Balikpapan

Nikolaus Kondomo
Nikolaus Kondomo

JAYAPURA | Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Nikolaus Kondomo mengatakan pihaknya tidak akan mengajukan banding terhadap putusan Pengadilan Negeri (PN)Balikpapan, Kalimantan Timur, yang diberikan kepada tujuh terdakwa kasus kerusuhan Jayapura.

“Kami tidak akan banding dengan alasan kemanusiaan,” tegasnya kepada wartawan di Jayapura, Senin (22/6).

Untuk itu, kata dia, pihaknya tidak akan bersurat kepada pengadilan hingga batas waktu yang ditentukan yakni tujuh hari.

“Jaksa diberikan waktu tujuh hari untuk menyatakan sikap, kalau dalam waktu itu tidak menyatakan sikap berarti dianggap menerima putusan majelis hakim,” jelas Kondomo.

Dalam persidangan di PN Balikpapan yang berlangsung Kamis (16/6) lalu, majelis hakim memutus para terdakwa bersalah karena kegiatan makar dalam aksi unjuk rasa di Jayapura sebagai bentuk protes terhadap rasisme yang diterima mahasiswa Papua di Jawa Timur.

Majelis hakim menyatakan, para terdakwa terbukti melanggar Pasal 106 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP tentang makar dan diharuskan membayar biaya perkara Rp 5.000.

IKLAN-TENGAH-berita

Hukuman yang dijatuhkan kepada ketujuh terdakwa bervariasi yaitu terhadap Wakil Ketua II Badan Legislatif United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Buchtar Tabuni dijatuhi hukuman 11 bulan penjara, dari tuntutan 17 tahun penjara.

Mantan Ketua BEM Universitas Cendrawasih Fery Kombo dikenai 10 bulan penjaradari tuntutan 10 tahun, Iranus Uropmabin diputus 10 bulan penjaradari tuntutan 5 tahun, dan Hengky Hilapok divonis 10 bulan penjaradari tuntutan 5 tahun.

Ketua Umum KNPB Agus Kossay divonis 11 bulan penjara dari tuntutan 15 tahun, Ketua KNPB Mimika Stevanus Itlay divonis 11 bulan penjara dari tuntutan 15 tahun dan Presiden Mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) Alexander Gobay divonis 10 bulan penjaradari tuntutan 10 tahun.

Sumber : Antara
Editor : Batt

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar