Keluarga Florida Letsoin Tidak Puas Hasil Gelar Perkara

KELUARGA | Keluarga Florida Letsoin yang didampingi kuasa hukum usai gelar perkara. (Foto: Muji/SP)
KELUARGA | Keluarga Florida Letsoin yang didampingi kuasa hukum usai gelar perkara. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Tim kuasa hukum dan keluarga Florida Letsoin merasa tidak puas dengan hasil gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik Polres Mimika.

Valentinus Ulahaijanan selaku Kuasa hukum keluarga Florida Letsoin mengatakan, ketidakpuasan ini karena unsur-unsur yang diajukan tidak terpenuhi.

Karena menurutnya, penyidik memiliki pemikiran bahwa kasus ini tidak cukup dua alat bukti, sehingga tidak bisa menetapkan tersangka.

“Dari itu, kami diberikan kesempatan untuk pikir-pikir dengan melakukan upaya lain, yakni dengan mengumpulkan bukti bukti lain, dan itu akan kami lakukan dan akan kembali lagi untuk melaporkan ulang,” kata Valen usai gelar perkara di Pusat Pelayanan Polres Mimika, Kamis (22/10).

Kata dia, dari kasus ini pihaknya berharap pelaku bisa dijerat dengan pasal dalam Undang-undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), karena dinilai memenuhi unsur.

Apalagi korban dan suaminya ini hidup bersama dan sudah menikah, namun selalu terjadi KDRT.

IKLAN-TENGAH-berita

“Yang meninggal ini manusia, sehingga kami harap sistem peradilan, memandang orang sama dimata hukum,” ujar Valen.

Namun yang terjadi, kata Valen, petugas berpandangan lain, yang mengacu pada penjelasan dokter bahwa korban mati lemas.

Prev1 of 5

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar