Kemajuan Demokrasi di Mimika Disebut Terganggu Budaya Nyinyir dan Hoaks

Sekda Mimika, Michael Gomar memberikan sambutan, Selasa (6/7/2021). (Foto: Yonri/seputarpapua)
Sekda Mimika, Michael Gomar memberikan sambutan, Selasa (6/7/2021). (Foto: Yonri/seputarpapua)

TIMIKA | Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika Michael Gomar menekankan pentingnya wawasan kebangsaan dan penguatan ideologi Pancasila bagi warga Mimika, Papua.

Dalam Sosialisai Penguatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan Badan Kesbangpol Mimika di Timika, Selasa (6/7/2021), Sekda mengakui bahwa keterbukaan informasi di Mimika merupakan fase dari kemajuan kualitas demokrasi.

Namun, menurutnya, kemajuan yang dicapai dari perkembangan demokrasi saat ini menuai catatan kritis dan membutuhkan banyak perbaikan.

Kemajuan demokrasi ini, dalam catatannya tidak terlepas dari gangguan hoaks, buzzer dan kampanye hitam.

“Maraknya hoaks bernuansa politik, budaya nyinyir, perang di sosial media, buzzer dan influenzer, serta berbagai bentuk black campaign menjurus pada praktik tidak baik dalam berdemokrasi,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini tidak sulit mendapati warga yang mudah menyebarkan informasi palsu serta pendapat pribadi yang mengandung ujaran kebencian.

Sekda tekankan, pentingnya partisipasi semua pihak, mulai dari keluarga hingga komponen masyarakat luas.

Harapan Gomar, kegiatan sosialisasi ini dapat meningkatkan rasa nasionalisme, kesadaran berbangsa dan bernegara, nilai-nilai patriotisme.

penulis : Yonri
editor : Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan