Kemendikbudristek akan Gabungkan Kampus Jika Mahasiswa Tidak Capai 1000, Ini Tanggapan Dua PTS di Timika

Ilustrasi
Ilustrasi

Terdapat 1.600 PTS yang menurut Nurwardhani akan menjalani program penggabungan (merger) di tahun 2021.

“Untuk itu, tahun ini ada 1.600 PTS akan dibina tahun ini dengan program merger PTS. PTS yang akan kami merger akan kami tanggung jawab, dibina,” terangnya.

Pihak Kemendikbud mengaku akan menjamin seluruh biaya dalam melakukan proses merger kampus karena semakin banyak mahasiswa yang dimiliki, maka kualitas PTS itu bisa dipastikan baik.

“Kami siapkan budget untuk fasilitasi merger mulai dari pertemuan sampai Surat Keputusan (SK) merger, notarisnya pun dibiayai. Nanti kampus tinggal melakukan apply kepada Direktorat Dikti, setelah 2 Mei akan kami siapkan program merger yang akan dibiayai oleh Kemendibudristek,” terangnya.

Lebih dari itu, menurut Nurwardhani, pemberlakuan merger ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas mahasiswa serta dapat mencapai program-program di Kampus Merdeka. Karena menurutnya, kampus-kampus yang kurang mahasiswa itu kurang juga terhadap kualitasnya dan tentu sulit memenuhi program merdeka belajar.

“Kampus yang sumber dayanya kurang akan kesulitan memenuhi program-program yang ada di Kampus Merdeka,” ujarnya.

Tanggapi Berita ini
reporter : Yonri
editor : Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.