Kemenhub Bakal Tingkatkan Infrastruktur Bandara Mopah di 2023

Bupati Merauke Romanus Mbaraka.
Bupati Merauke Romanus Mbaraka

MERAUKE | Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprogramkan peningkatan sarana prasarana dan fasilitas Bandar Udara Mopah di Kabupaten Merauke, Papua Selatan pada tahun anggaran 2023.

Bupati Merauke Romanus Mbaraka menyatakan bahwa dia menemui sejumlah menteri baru-baru ini di Jakarta, di antaranya Menteri Perhubungan Budi Karya dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dna Transmigrasi Halim Iskandar.

Dari pertemuan dengan Menhub Budi Karya, kata Mbaraka, disampaikan bahwa Kementerian Perhubungan akan membangun dua jembatan berdinding yang menghubungkan ruang tunggu penumpang ke pintu pesawat terbang (garbarata) pada 2023 mendatang.

Selain itu, Kementerian Perhubungan juga akan memperluas area parkir pesawat terbang (apron) dan jalur pesawat terbang (taxiway) yang menghubungkan landasan pacu dengan apron.

“Kita juga mengusulkan perluasan apron serta taxiway yang menghubungkan landas pacu dengan apron. Pak Menteri sangat setuju, termasuk soal air flight landing system, rambu dan lain-lain terkait fasilitas bandara,” kata Mbaraka, Kamis (17/11/2022).

Mbaraka menjelaskan, pertumbuhan suatu daerah harusnya diimbangi dengan peningkatan sarana prasarana infrastruktur, terutama bandar udara dan pelabuhan laut yang merupakan ‘pintu masuk’. Apalagi kini Papua Selatan telah bertumbuh menjadi provinsi tersendiri, dan Kabupaten Merauke menjadi pintu masuk di kawasan selatan Papua.

“Provinsi Papua Selatan telah terbentuk, mau tidak mau fasilitas bandar udara Merauke, pelabuhan laut dan sarana prasarana infrastruktur lainnya harus dibenahi menjadi lebih baik, representatif dan benar-benar menampakkan wajah provinsi,” kata dia.

Mbaraka menambahkan, saat ini kondisi terminal penumpang dan fasilitas bongkar muat di Pelabuhan Laut Yos Sudarso Merauke masih belum representatif, di antaranya belum tersedianya fixed harbor crane.

“Saya juga sudah sampaikan kondisi dan kebutuhan pelabuhan laut kita, dan itu disambut baik Pak Menteri. Kalau ada fixed crane, waktu pembongkaran dan parkir kapal tidak memakan waktu yang lama. Beberapa hal terkait infrastruktur sudah kita bicarakan dengan Menhub,” tandasnya.

 

Tanggapi Berita ini
reporter : Emanuel
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.