Kemenkes: Vaksinasi Wujud Komitmen Pemerintah Akhiri Pandemi

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Bidan Rosdiana Ongan menancapkan jarum suntik vaksin Covid-19 ke lengan Kepala Dinas Kesehatan Mimika Reynold Rizal Ubra. (Foto: Sevianto Pakiding / SP)
Bidan Rosdiana Ongan menancapkan jarum suntik vaksin Covid-19 ke lengan Kepala Dinas Kesehatan Mimika Reynold Rizal Ubra. (Foto: Sevianto Pakiding / SP)

Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi COVID-19 dari Bio Farma, Bambang Heriyanto mengatakan, kedatangan bulk vaksin tahap keempat akan langsung diproses sesuai dengan prosedur dan standar yang telah ditetapkan.

“Bio Farma akan mengolah vaksin ini sesuai standar WHO untuk kemudian disalurkan ke daerah,” kata dia.

Sementara itu, Koordinator Pengendalian Internet Direktorat Jenderal (Ditjen) APTIKA Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Anthonius Malau mengatakan, di tengah upaya pemerintah melakukan vaksinasi masih saja ditemukan penyebaran hoaks terkait COVID-19.

“Kemkominfo mencatat sejak 23 Januari 2020 hingga 1 Februari 2021 menemukan 1.402 kasus hoaks terkait COVID-19,” ujar dia.

Khusus untuk kasus hoaks COVID-19 terdapat 104 perkara yang telah dibawa ke ranah hukum. Kemkominfo juga melakukan patroli siber yang bekerja 24 jam.

 

Sumber: Antara
Editor: Aditra
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga